
Pantau - Pemerintah Kota Mataram menetapkan perayaan puncak Lebaran Topat 2026 dipusatkan di dua lokasi di Pulau Lombok, yakni Makam Loang Baloq di Kecamatan Sekarbela dan Makam Bintaro di Kecamatan Ampenan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Cahya Samudra menyampaikan, “Untuk konsep pelaksanaan secara teknis pada masing-masing lokasi di serahkan ke masing-masing kecamatan. Kami sifatnya mendukung.”
Lebaran Topat merupakan tradisi yang dirayakan satu minggu setelah Idul Fitri atau pada 8 Syawal.
Untuk tahun 2026, puncak perayaan dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret 2026.
Pemerintah telah melakukan koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.
Setelah ziarah, masyarakat biasanya melanjutkan kegiatan dengan berwisata ke pantai-pantai di Kota Mataram.
Sejumlah destinasi yang ramai dikunjungi antara lain Pantai Ampenan, Pantai Tanjung Karang, Loang Baloq, Pantai Mapak Indah, dan Pantai Gading.
Pengamanan dilakukan melalui koordinasi dengan Polresta Mataram dan BPBD Kota Mataram.
Pengawasan difokuskan di sepanjang 9,1 kilometer kawasan pantai.
BPBD diminta menyiapkan posko di sejumlah titik untuk meningkatkan keamanan pengunjung.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko saat masyarakat beraktivitas di pantai dan laut.
Cahya menyampaikan, “Biasanya warga akan berekreasi di pinggir pantai bahkan mandi di laut, sehingga perlu dilakukan pengawasan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan akibat anomali cuaca.”
Pemerintah juga menyiapkan langkah menjaga kebersihan selama perayaan.
Dinas Lingkungan Hidup dikerahkan untuk mengoptimalkan petugas kebersihan di lokasi acara.
Kelompok Sadar Wisata turut menyiapkan tempat sampah di kawasan wisata.
Seluruh pihak fokus pada koordinasi wilayah dan pengamanan demi kenyamanan masyarakat.
Cahya menyampaikan, “Hingga saat ini kami fokus koordinasi kewilayahan dan pengamanan lokasi demi kenyamanan masyarakat yang merayakan tradisi tahunan ini.”
- Penulis :
- Gerry Eka







