
Pantau - Polres Lampung Selatan menerapkan sistem skrining tiket untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Sistem Skrining dan Penandaan Kendaraan
Sistem ini dilakukan melalui pemeriksaan tiket serta pemberian stiker penanda pada kendaraan pemudik sesuai tujuan pelabuhan.
“Skrining ini bertujuan untuk mengurai kepadatan di pelabuhan. Kendaraan yang sudah memiliki tiket akan kami tandai dengan stiker sesuai tujuan pelabuhannya,” ungkap Kompol Deprison.
Pemeriksaan dilakukan di sejumlah titik seperti KM 67 B, KM 49 B, dan KM 20 B ruas Tol Trans Sumatera serta di pos pengamanan Expo Kalianda, Gayam, dan jalur lintas timur.
Kendaraan dengan tiket Pelabuhan Bakauheni diberikan stiker hijau, kendaraan penjemput di terminal diberi stiker merah, dan kendaraan menuju Pelabuhan BBJ Bandar Bakau Jaya diberi stiker kuning.
Petugas juga memeriksa tiket baik dalam bentuk digital maupun cetak sebelum kendaraan melanjutkan perjalanan.
Imbauan dan Pengaturan Arus Mudik
Kendaraan yang sudah memiliki tiket dipersilakan melanjutkan perjalanan sesuai jalur yang ditentukan, sementara yang belum memiliki tiket diarahkan membeli di gerai resmi atau loket terdekat.
“Kami mengimbau masyarakat agar sudah memiliki tiket sebelum memasuki kawasan pelabuhan. Jika belum, silakan membeli di loket resmi agar tidak terjadi kendala saat di pelabuhan,” ungkapnya.
Sistem ini menjadi bagian dari manajemen rekayasa lalu lintas selama Operasi Ketupat Krakatau 2026.
Masyarakat diimbau mematuhi arahan petugas serta membeli tiket melalui kanal resmi untuk menghindari kendala perjalanan.
Layanan call center 110 disediakan untuk kebutuhan darurat atau bantuan kepolisian.
Langkah ini diharapkan dapat membuat arus kendaraan menuju pelabuhan lebih tertib dan lancar.
- Penulis :
- Gerry Eka








