
Pantau - Kepolisian Resor Lima Puluh Kota menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran 2026 di jalur Sumatera Barat menuju Riau, khususnya di kawasan Kelok Sembilan.
Skema Rekayasa di Jalur Vital
Rekayasa difokuskan di Kelok Sembilan yang menjadi jalur utama penghubung Sumatera Barat dan Riau.
“Sebagai antisipasi lonjakan arus balik Lebaran di jalur Sumbar-Riau kami menyiapkan rekayasa arus lalu-lintas di kawasan Kelok Sembilan,” ungkap Ipda Yoza Prima.
Skema yang disiapkan yaitu mengalihkan kendaraan dari arah Sumbar ke Riau melalui jalan lama Kelok Sembilan.
Sementara kendaraan dari arah Riau ke Sumbar tetap melalui jalur fly over Kelok Sembilan yang memiliki panjang sekitar 943 meter.
Antisipasi Lonjakan Arus Balik
Kepolisian memperkirakan volume kendaraan saat arus balik akan lebih tinggi dibanding arus mudik.
“Mobilitas arus balik biasanya dilakukan pada waktu yang sama karena pemudik terikat pada jadwal masuk kerja kantor dan lainnya akibatnya volume kendaraan menjadi lebih tinggi,” ungkapnya.
Arus balik juga berpotensi bertemu dengan kendaraan wisata di kawasan seperti Lembah Harau.
Pada arus mudik sebelumnya, rekayasa lalu lintas belum diterapkan karena kondisi masih terkendali.
Polisi akan terus memantau situasi sebelum menerapkan rekayasa secara penuh.
Pemudik diimbau berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta beristirahat jika kondisi tubuh lelah demi keselamatan.
- Penulis :
- Gerry Eka








