Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Optimalisasi Gerbang Tol Cikampek Utama Diperkuat untuk Dukung One Way Nasional Arus Balik Lebaran

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Optimalisasi Gerbang Tol Cikampek Utama Diperkuat untuk Dukung One Way Nasional Arus Balik Lebaran
Foto: Gerbang Tol Cikampek Utama (sumber: Jasamarga)

Pantau - PT Jasamarga Transjawa Tol mengoptimalkan operasional Gerbang Tol Cikampek Utama guna mendukung rekayasa lalu lintas one way nasional pada arus balik Lebaran.

Kesiapan tersebut disampaikan oleh Vice President Corporate Secretary & Legal JTT Ria Marlinda Paallo di Karawang, Jawa Barat.

Ria menyebutkan bahwa one way nasional diterapkan dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Gerbang Tol Cikampek Utama berperan sebagai gerbang tol barrier akhir yang menerima arus kendaraan dari Trans Jawa menuju Jakarta.

Posisi strategis tersebut menjadikan Gerbang Tol Cikampek Utama sebagai simpul penting dalam pengaturan lalu lintas saat arus balik Lebaran.

Optimalisasi Gardu dan Antisipasi Lonjakan Kendaraan

Jasamarga melakukan optimalisasi operasional dengan mengatur jumlah gardu sesuai dominasi arah kendaraan.

Sebanyak 22 gardu disiapkan untuk melayani kendaraan menuju Jakarta.

Sementara itu delapan gardu disiapkan untuk melayani kendaraan arah Trans Jawa.

Penyesuaian ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan dari wilayah timur menuju Jakarta.

Pengaturan tersebut bertujuan memperlancar distribusi kendaraan selama periode arus balik Lebaran.

Dukungan Teknologi dan Pengoperasian Tambahan

Selain itu Jasamarga juga menyiapkan pengoperasian Gerbang Tol Cikampek Utama 8 atau Cikatama 8 sebagai gerbang tambahan jika volume kendaraan meningkat.

Pengoperasian gerbang tambahan dilakukan secara situasional berdasarkan kondisi lalu lintas dan koordinasi dengan kepolisian.

JTT juga menyiagakan 19 unit Mobile Reader untuk mempercepat proses transaksi di gerbang tol.

Petugas operasional disiagakan untuk mengatur lalu lintas, membantu pengguna jalan, dan memastikan kelancaran transaksi.

Pemantauan lalu lintas dilakukan secara real time melalui CCTV yang terintegrasi dengan pusat pengendalian lalu lintas.

Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan tetap optimal selama periode arus balik Lebaran.

Penulis :
Arian Mesa