Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Lamhot Sinaga Dorong Wisata Domestik Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah Saat Lebaran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Lamhot Sinaga Dorong Wisata Domestik Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah Saat Lebaran
Foto: (Sumber : Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga. Foto: Farhan/Karisma.)

Pantau - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga menyebut momentum Lebaran menjadi pengungkit utama ekonomi daerah melalui meningkatnya mobilitas masyarakat dan lonjakan wisata domestik.

Ia menilai arus mudik tidak hanya berdampak pada kelancaran transportasi, tetapi juga memicu perputaran ekonomi di berbagai sektor.

Lamhot mengatakan tradisi mudik mendorong konsumsi masyarakat mulai dari transportasi, kuliner, hingga UMKM.

"Momentum Lebaran ini selalu menjadi pengungkit ekonomi nasional, terutama di daerah. Perputaran uang yang terjadi sangat besar dan memberikan efek berganda bagi masyarakat," kata Lamhot.

Ia menyebut perputaran uang selama Lebaran bahkan diperkirakan mencapai ratusan triliun rupiah.

Menurutnya, UMKM harus mampu memanfaatkan peluang dengan meningkatkan kualitas produk dan layanan.

"UMKM harus mampu menangkap peluang ini dengan meningkatkan kualitas produk dan layanan. Pemerintah juga perlu memastikan dukungan pembiayaan dan distribusi berjalan optimal," jelasnya.

Selain itu, sektor pariwisata diprediksi mengalami lonjakan kunjungan dengan meningkatnya okupansi hotel dan destinasi wisata.

"Okupansi hotel dan kunjungan ke destinasi wisata diperkirakan meningkat tajam. Ini menjadi peluang besar bagi daerah untuk menggerakkan ekonomi lokal," ujarnya.

Lamhot menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur, aksesibilitas, kebersihan, dan keamanan di daerah tujuan wisata.

Ia juga menyoroti perlunya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar manfaat ekonomi dapat dirasakan merata.

"Semakin lancar mobilitas masyarakat maka semakin besar pula potensi perputaran uang yang terjadi," ucapnya.

Ia berharap momentum Lebaran dapat dimanfaatkan sebagai instrumen strategis untuk pemerataan ekonomi di daerah.

"Jika dikelola dengan baik, mudik Lebaran bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga instrumen strategis untuk pemerataan ekonomi," pungkasnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf