Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Bea Cukai Resmi Beri Fasilitas Kawasan Berikat Industri Alas Kaki di Semarang, PT Mingbao Lianchuang International

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Bea Cukai Resmi Beri Fasilitas Kawasan Berikat Industri Alas Kaki di Semarang, PT Mingbao Lianchuang International
Foto: PT Mingbao Lianchuang International resmi menerima izin fasilitas kawasan berikat dari Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta

Semarang, 26-03-2026 - PT Mingbao Lianchuang International, perusahaan alas kaki yang berlokasi di Kawasan Industri Candi, Semarang resmi menerima izin fasilitas kawasan berikat dari Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta. Izin diberikan secara langsung oleh Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng dan D.I. Yogyakarta, Agus Yulianto pada Selasa, 17 Maret 2026.

Agus menyampaikan bahwa pemberian fasilitas ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan daya saing industri nasional. “Fasilitas Kawasan Berikat kami berikan untuk membantu pelaku industri menekan biaya produksi dan memperluas akses pasar ekspor,” ujarnya.

PT Mingbao Lianchuang International merupakan perusahaan yang bergerak di industri alas kaki dengan orientasi ekspor ke berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Amerika Latin, Eropa, dan kawasan Asia. Keberadaan perusahaan ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi sektor manufaktur terhadap perekonomian daerah sekaligus mendorong peningkatan ekspor nasional.

Agus juga menambahkan bahwa fasilitas kepabeanan yang diberikan meliputi penangguhan bea masuk serta kemudahan perpajakan atas impor bahan baku yang akan diolah dan diekspor kembali. Menurutnya, kemudahan tersebut dapat meningkatkan efisiensi dan memperlancar proses produksi. Ia juga menegaskan bahwa Bea Cukai akan terus hadir sebagai trade facilitator dan industrial assistance bagi dunia usaha.

Selain berkontribusi terhadap ekspor, perusahaan ini juga memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja. Hingga tahun 2026, PT Mingbao Lianchuang International telah menyerap sekitar 350 tenaga kerja lokal. Jumlah tersebut diproyeksikan meningkat hingga 700 tenaga kerja pada tahun 2030 seiring dengan ekspansi usaha.

“Keberadaan industri ini tidak hanya meningkatkan ekspor, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar,” kata Agus.

Dari sisi investasi, perusahaan menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan usaha di Indonesia. Nilai investasi tercatat mencapai Rp50 miliar pada tahun 2026 dan diproyeksikan meningkat hingga Rp350 miliar pada tahun 2030 seiring rencana perluasan kapasitas produksi.

Kehadiran PT Mingbao Lianchuang International di Kawasan Industri Candi dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Penguatan ekosistem industri ekspor ini diharapkan dapat memberikan efek berganda (multiplier effect) yang positif bagi pertumbuhan ekonomi serta peningkatan penerimaan negara.

Penulis :
Arian Mesa