Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Asuransi Jasindo Ingatkan Pentingnya Perlindungan Perjalanan Saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Asuransi Jasindo Ingatkan Pentingnya Perlindungan Perjalanan Saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Foto: Gedung kantor PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) (sumber: Asuransi Jasindo)

Pantau - Asuransi Jasindo mengingatkan masyarakat akan pentingnya perlindungan perjalanan di tengah tingginya mobilitas dan meningkatnya potensi risiko selama puncak arus balik Lebaran 2026.

Risiko Arus Balik Lebih Tinggi

Imbauan ini disampaikan usai partisipasi Jasindo dalam program Mudik Nyaman Bersama BUMN bersama Indonesia Financial Group Group.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema Widayana mengatakan, "Setelah berpartisipasi dalam program Mudik Nyaman Bersama BUMN bersama Indonesia Financial Group Group, Asuransi Jasindo menilai perlindungan perjalanan tetap krusial, tidak hanya saat mudik, tetapi juga ketika arus balik."

Ia menjelaskan bahwa fase arus balik memiliki karakteristik risiko yang berbeda dibandingkan saat mudik.

Risiko meningkat karena kondisi fisik pemudik yang cenderung menurun setelah perjalanan panjang.

Faktor utama yang perlu diwaspadai meliputi kelelahan, penurunan konsentrasi, serta lonjakan volume kendaraan.

Kombinasi faktor tersebut dinilai harus diantisipasi secara serius oleh masyarakat.

Brellian menambahkan, "Dalam kondisi ini, perlindungan asuransi menjadi penting untuk memberikan rasa aman selama perjalanan."

Data Kecelakaan dan Upaya Perlindungan

Berdasarkan data Korlantas Polri, periode mudik dan arus balik Lebaran menjadi salah satu momen dengan tingkat kecelakaan lalu lintas tertinggi setiap tahun.

Mayoritas kecelakaan disebabkan oleh faktor human error seperti kelelahan dan kurangnya kewaspadaan.

Dalam program mudik bersama, Jasindo dan IFG Group memberikan perlindungan kecelakaan diri hingga Rp100 juta.

Perlindungan tersebut mencakup risiko meninggal dunia, cacat tetap total, serta biaya perawatan dan pengobatan akibat kecelakaan.

Brellian menegaskan bahwa arus balik menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap asuransi perjalanan.

Literasi asuransi dinilai masih perlu diperkuat terutama saat mobilitas tinggi seperti Lebaran.

Ia menutup dengan pernyataan, “Asuransi seharusnya menjadi bagian dari perencanaan perjalanan, bukan sekadar pilihan tambahan. Dengan perlindungan yang memadai, masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih tenang di tengah berbagai potensi risiko.”

Penulis :
Arian Mesa