
Pantau - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan memberangkatkan 4.270 peserta arus balik Lebaran 1447 Hijriah menggunakan 100 unit bus dari wilayah Jawa dan Sumatera menuju Jakarta, Depok, dan Tangerang.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengatakan, "Telah diberangkatkan 4.270 peserta arus balik gratis dengan 100 unit bus di Pulau Jawa maupun Sumatera," di Jakarta.
Pemberangkatan arus balik Mudik Gratis Angkutan Jalan 2026 dilakukan dari 12 kota melalui berbagai terminal yang telah ditentukan pemerintah.
Terminal keberangkatan tersebut meliputi TTA Kertawangunan Kuningan, TTA Mangkang Semarang, TTA Purboyo Madiun, dan TTA Purabaya Surabaya.
Selain itu, keberangkatan juga dilakukan dari TTA Anak Air Padang, TTA Alang-Alang Lebar Palembang, TTA Batoh Aceh, dan TTA Amplas Medan.
Terminal lainnya yang terlibat yaitu TTA Tirtonadi Solo, TTA Giwangan Yogyakarta, TTA Giri Adipura Wonogiri, serta TTA Bulupitu Purwokerto.
Tujuan Program dan Upaya Keselamatan
Program arus balik gratis ini difasilitasi pemerintah untuk menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat selama masa angkutan Lebaran 2026.
Program tersebut juga bertujuan mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh yang memiliki risiko kecelakaan tinggi.
Aan menyampaikan, "Pada masa arus balik ini tingkat mobilitas masyarakat masih tinggi, oleh karena itu tidak hanya arus mudik, kami juga mengadakan program arus balik gratis, agar perjalanan masyarakat berlangsung dengan lebih aman, tertib, dan nyaman."
Program ini juga menjadi bentuk kehadiran negara dalam memberikan layanan serta meringankan beban masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Pengangkutan Sepeda Motor dan Imbauan
Kemenhub turut memberangkatkan 120 unit sepeda motor menggunakan empat truk dalam program arus balik gratis tersebut.
Pengangkutan sepeda motor dilakukan dari empat lokasi yakni TTA Bulupitu Purwokerto, TTA Giwangan Yogyakarta, TTA Tirtonadi Solo, dan TTA Giri Adipura Wonogiri.
Program arus balik gratis ini diharapkan membuat perjalanan kembali ke perantauan berlangsung aman, nyaman, lancar, dan terkoordinasi.
Aan menambahkan, "Sehingga bisa kembali bekerja atau sekolah, dan beraktivitas lainnya dengan semangat baru setelah merayakan Lebaran di kampung halaman."
Peserta diimbau mematuhi arahan petugas dan menjaga ketertiban selama perjalanan.
Pengemudi bus juga diminta menjaga kesehatan serta mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
- Penulis :
- Leon Weldrick







