
Pantau - Kesalahan penulisan dalam ucapan Lebaran masih kerap terjadi di masyarakat dan media, seiring tradisi penyampaian pesan Idulfitri yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
Perubahan Media dan Tradisi Ucapan Lebaran
Lebaran 1477 Hijriah yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, diwarnai maraknya ucapan selamat melalui berbagai platform digital.
Penyampaian ucapan Lebaran mengalami perubahan dari kartu pos pada era 1980–1990, beralih ke pesan singkat dan blackberry messenger pada awal 2000-an, hingga kini melalui WhatsApp dan media sosial.
Ucapan tersebut tidak hanya berisi doa dan permohonan maaf, tetapi juga dilengkapi foto pribadi atau keluarga sebagai bagian dari ekspresi komunikasi.
Tradisi ini memiliki fungsi mempererat hubungan sosial melalui komunikasi ekspresif dan fatis antarmasyarakat.
Salah Kaprah Penulisan Masih Ditemukan
Meski menjadi bagian penting dalam budaya Lebaran, kesalahan penulisan ucapan masih banyak ditemukan, baik di pesan digital maupun media luar ruang.
Salah satu contoh yang sering muncul adalah perbedaan penulisan istilah seperti halal bihalal dan halal bi halal.
Kesalahan serupa juga terlihat pada spanduk di masjid atau musala serta percakapan di grup percakapan daring.
Fenomena ini menunjukkan masih adanya kekeliruan dalam penggunaan bahasa yang berulang setiap perayaan Lebaran.
Ucapan Lebaran yang ideal umumnya memadukan unsur doa, permintaan maaf, dan harapan baik untuk memperkuat hubungan antarmanusia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








