
Pantau - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memproyeksikan jumlah penumpang kereta cepat Whoosh akan menembus lebih dari 20 ribu orang pada Jumat (27/3) seiring meningkatnya mobilitas arus balik Lebaran 2026.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyatakan lonjakan penumpang terjadi dari dua arah, baik Jakarta menuju Bandung maupun sebaliknya.
Ia mengatakan, "Untuk keberangkatan hari ini diproyeksikan masih mencapai angka lebih dari 20 ribu. Adapun arus penumpang terlihat padat dari dua arah menuju Bandung dan sebaliknya."
Tren Kenaikan Penumpang dan Penjualan Tiket
Sejak masa Angkutan Lebaran pada 13 hingga 30 Maret 2026, KCIC mencatat total penjualan tiket mencapai sekitar 263 ribu.
Eva menyebut angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta cepat untuk perjalanan antarkota.
Puncak sementara terjadi pada 24 Maret dengan jumlah penumpang mencapai 24.315 orang dalam satu hari, meningkat sekitar 3,6 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Proyeksi Puncak dan Imbauan Penumpang
KCIC memproyeksikan lonjakan kembali terjadi pada 28 hingga 29 Maret seiring berakhirnya masa libur dan dimulainya kembali aktivitas sekolah serta kebijakan work from anywhere.
Eva mengatakan, "Dengan perencanaan perjalanan yang baik, pengalaman menggunakan Whoosh selama masa Lebaran akan menjadi lebih nyaman dan menyenangkan."
KCIC mengimbau penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun dan memanfaatkan layanan intermoda guna menghindari keterlambatan.
Sebagai informasi tambahan, tren penumpang harian diperkirakan tetap berada di atas 20 ribu hingga akhir masa Angkutan Lebaran 2026.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







