
Pantau - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengoperasikan 22 gardu di Gerbang Tol Cikampek Utama guna melayani arus kendaraan menuju Jakarta seiring penerapan rekayasa lalu lintas one way di Tol Trans Jawa.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada arus balik Lebaran 2026.
Rekayasa lalu lintas one way lokal diberlakukan bertahap mulai dari KM 132 Tol Cikopo–Palimanan hingga KM 70 GT Cikampek Utama sejak pagi hari.
Optimalisasi Gardu dan Rekayasa Lalu Lintas
JTT mengoptimalkan pelayanan di GT Cikatama sebagai titik akhir kendaraan dari arah timur Trans Jawa.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo mengatakan, "JTT mendukung penuh kebijakan rekayasa lalu lintas yang ditetapkan oleh kepolisian guna memastikan arus kendaraan tetap bergerak lancar dan terkendali."
Pengoperasian gardu dapat ditingkatkan hingga 26 unit secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan.
Rekayasa lalu lintas juga diperluas hingga KM 263 Tol Pejagan–Pemalang sebelum berlanjut ke arah Jakarta.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
JTT memastikan kesiapan operasional melalui penambahan petugas, optimalisasi gardu, serta pemantauan lalu lintas secara real time melalui CCTV.
Pengguna jalan diimbau mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan dan kecukupan saldo uang elektronik.
Selain itu, pengendara diminta mematuhi rambu serta arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Sebagai informasi tambahan, kebijakan ini bersifat situasional dan akan terus dievaluasi sesuai kondisi lalu lintas di lapangan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







