
Pantau - Pemerintah Provinsi Riau mendapat tambahan satu unit helikopter bom air dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang langsung digunakan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Dumai.
Informasi tersebut disampaikan Kepala BPBD dan Pemadam Kebakaran Riau M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Jim Gafur.
Jim Gafur mengatakan, "Satu helikopter water bombing bantuan dari BNPB telah tiba di Riau dan langsung digunakan untuk pemadaman karhutla di Kota Dumai."
Helikopter yang digunakan bertipe Airbus AS332C1 Super Puma dengan registrasi PK-DAN.
Upaya Pemadaman di Dumai dan Sekitarnya
Helikopter tersebut dikerahkan ke Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai karena masih terdapat titik api dan asap tebal.
Pemadaman di lokasi tersebut dilakukan melalui udara dan dilanjutkan dengan proses pendinginan.
Kebakaran juga terjadi di Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur dengan tiga titik api yang masih aktif.
Kondisi di Tanjung Palas dilaporkan masih terdapat asap tebal sehingga dilakukan pemadaman darat dan udara secara bersamaan.
Sementara itu, kebakaran di Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai saat ini hanya menyisakan asap tipis.
Di lokasi Teluk Makmur, petugas telah melakukan proses pendinginan untuk mencegah api kembali muncul.
Sebaran Karhutla di Beberapa Daerah
Di Kabupaten Pelalawan terdapat dua titik kebakaran masing-masing di Desa Merbau, Kecamatan Bunut yang masih terdapat api dan di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti yang masih dalam proses pemadaman.
Di Kabupaten Siak, tepatnya di Kampung Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau, dilaporkan masih terdapat titik api dan asap tebal.
Di Kabupaten Indragiri Hulu, Desa Sekip Hilir, Kecamatan Rengat masih terdapat satu titik api yang terus ditangani.
Sementara itu, di Kabupaten Indragiri Hilir, Desa Simpang Kateman, Kecamatan Pelangiran masih terdapat satu titik api dan asap yang sedang dilakukan pemadaman dan pendinginan.
Saat ini sarana operasi udara di Riau terdiri dari dua unit helikopter patroli yang berasal dari Kementerian Kehutanan dan BNPB masing-masing satu unit.
Tambahan satu unit helikopter bom air dari BNPB tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan karhutla di berbagai wilayah terdampak.
- Penulis :
- Arian Mesa







