Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Gapasdap Dorong Penambahan Dermaga Baru di Ketapang-Gilimanuk untuk Atasi Antrean Panjang

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Gapasdap Dorong Penambahan Dermaga Baru di Ketapang-Gilimanuk untuk Atasi Antrean Panjang
Foto: (Sumber : Ketua Umum Gapasdap, Khoiri Soetomo saat memberikan keterangan kepada wartawan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, jawa Timut. ANTARA/Novi Husdinariyanto..)

Pantau - Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan mendorong PT ASDP Indonesia Ferry membangun tiga dermaga baru di lintasan Ketapang-Gilimanuk guna meningkatkan layanan penyeberangan.

Usulan Tambahan Dermaga untuk Kurangi Antrean

Ketua Umum Gapasdap Khoiri Soetomo menyatakan penambahan dermaga penting untuk mengoptimalkan operasional kapal di Selat Bali.

"Jika ditambah tiga dermaga, kami menjamin tidak akan terjadi antrean panjang sampai dengan 40 kilometer seperti yang terjadi pada arus mudik H-5 Lebaran 2026 di Pelabuhan Gilimanuk," ungkapnya di Banyuwangi, Sabtu.

Ia menjelaskan bahwa saat ini jumlah kapal yang tersedia mencapai 56 unit, namun fasilitas dermaga hanya mampu melayani sekitar 28 kapal.

Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan antrean panjang bukan karena kekurangan kapal, melainkan keterbatasan infrastruktur pelabuhan.

Respons ASDP dan Pentingnya Modernisasi Armada

Khoiri menyebut usulan tersebut telah disampaikan kepada Wakil Menteri Perhubungan dan mendapat respons positif.

Ia menegaskan bahwa transportasi penyeberangan memiliki peran vital sebagai angkutan massal yang tidak tergantikan.

"Moda transportasi penyeberangan ini betul-betul punya fungsi angkutan massal dan fungsi infrastruktur yang tidak tergantikan, dan apabila sedikit ada keterlambatan dan kekeliruan dalam manajemen, maka antrean seketika bisa mencapai 40 kilometer seperti yang terjadi saat arus mudik sebelum Hari Raya Nyepi dan Lebaran di Pelabuhan Gilimanuk," katanya.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano menyatakan pihaknya akan melakukan penataan pelabuhan serta menambah dermaga di Ketapang dan Gilimanuk.

"Kami juga akan melakukan penataan kembali pelabuhan, baik di Ketapang maupun di Gilimanuk, sehingga ke depan semakin lancar," ujarnya.

Ia juga mendorong operator kapal untuk mengganti armada dengan kapasitas lebih besar guna meningkatkan daya angkut di lintasan tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan