Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Lonjakan Arus Balik Lebaran, Puluhan Ribu Penumpang Padati Stasiun Pasar Senen pada H+7

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Lonjakan Arus Balik Lebaran, Puluhan Ribu Penumpang Padati Stasiun Pasar Senen pada H+7
Foto: (Sumber : Penumpang memadati pintu masuk ke Stasiun Pasar Senen menuju peron kereta jarak jauh dan commuter line pada H+7 Idul Fitri 1447 Hijriah/2026, Sabtu (28/3/2026). ANTARA/Laily Rahmawaty.)

Pantau - Stasiun Pasar Senen, Jakarta, masih dipadati puluhan ribu penumpang pada Sabtu (28/3/2026) atau H+7 Lebaran 1447 Hijriah dengan total 32.352 orang datang dan berangkat hingga pukul 11.00 WIB.

Kepadatan Penumpang Masih Terjadi

Kepadatan terjadi akibat tingginya arus balik pemudik yang kembali ke Jakarta setelah libur Lebaran.

Data dari Pos Pelayanan Polres Jakarta Pusat mencatat sebanyak 18.590 penumpang datang dan 13.762 penumpang berangkat dari stasiun tersebut.

Kepala Pos Pelayanan Stasiun Pasar Senen Iptu Budi Santoso mengatakan kondisi tersebut masih tergolong ramai meski tidak setinggi puncak arus balik.

"Hari ini kondisi penumpang di Stasiun Pasar Senen masih ramai. Data yang kami peroleh dari KAI, jumlah penumpang yang datang lebih banyak dari yang berangkat. Ada 18.590 kedatangan dan 12.762 orang yang berangkat," ungkapnya.

Ia menyebut puncak arus balik terjadi pada 24-25 Maret dengan jumlah penumpang mencapai 21 ribu hingga 24 ribu orang.

Keamanan Terjaga, Antrean Masih Terlihat

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean terjadi di pintu masuk kedatangan dan keberangkatan serta ruang tunggu yang penuh oleh penumpang.

Sebagian penumpang bahkan duduk di selasar stasiun sambil menunggu jadwal keberangkatan karena kursi telah terisi penuh.

Pergerakan penumpang juga terpantau sejak dari Stasiun Manggarai dan Jatinegara menuju Pasar Senen dengan membawa koper dan barang bawaan.

Sebanyak 21 personel kepolisian dikerahkan untuk pengamanan dengan dukungan 24 personel BKO dari Polda Metro Jaya.

Budi memastikan situasi keamanan selama arus mudik dan balik tetap kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.

"Tiketing sudah online sekarang, jadi yang berangkat harus sesuai KTP dan wajahnya harus sama dengan si pemesan. Jadi, untuk percaloan sudah tidak ada lagi," katanya.

Kepolisian memprediksi kepadatan penumpang masih akan berlangsung hingga Minggu (29/3/2026).

Penulis :
Ahmad Yusuf