Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Toleransi Jadi Kunci Pembangunan dan Investasi Berkelanjutan di Maluku

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Toleransi Jadi Kunci Pembangunan dan Investasi Berkelanjutan di Maluku
Foto: (Sumber: Monumen Gong Perdamaian Dunia di Kota Ambon sebagai bukti toleransi pada masyarakat majemuk di daerah itu. (Antara/Dedy Azis).)

Pantau - Toleransi dan persaudaraan menjadi kunci utama dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Maluku sekaligus faktor penting dalam menarik investasi ke wilayah tersebut.

Maluku memiliki pengalaman panjang dalam mengelola konflik sosial yang melahirkan kesadaran bahwa perdamaian merupakan hasil dialog dan kepercayaan.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menekankan pentingnya penyelesaian konflik melalui pendekatan dialog dan adat.

Ia menyebut stabilitas sosial sebagai syarat utama keberhasilan pembangunan.

Maluku kini masuk dalam peta strategis pembangunan nasional melalui sejumlah Proyek Strategis Nasional.

Proyek tersebut meliputi pengembangan Pelabuhan Ambon Terpadu, Bendungan Way Apu di Pulau Buru, serta Lapangan Abadi Blok Masela.

Pelabuhan Ambon Terpadu diproyeksikan menjadi pusat logistik modern, sementara Blok Masela menjadi proyek energi yang menarik investasi global.

Sektor perikanan, pariwisata bahari, kawasan perbatasan, dan pertanian juga menjadi fokus pengembangan.

Stabilitas keamanan dinilai menjadi faktor utama keberhasilan investasi dan pembangunan.

Konflik sosial dapat berdampak langsung pada iklim investasi dan meningkatkan risiko usaha serta menurunkan kepercayaan investor.

Kepolisian menekankan pentingnya pendekatan preventif dan deteksi dini untuk menjaga keamanan wilayah.

Masyarakat juga diimbau tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar karena penyebaran hoaks dapat menghambat pembangunan.

Akademisi menilai penyelesaian konflik harus dilakukan secara holistik melalui berbagai pendekatan.

Nilai lokal seperti pela gandong dinilai menjadi pilar penting dalam menjaga persaudaraan dan menjembatani perbedaan.

Penguatan integrasi sosial lintas komunitas terus didorong melalui kegiatan sosial dan budaya.

Generasi muda juga memiliki peran penting dalam memperkuat toleransi di tengah masyarakat.

Seluruh elemen masyarakat diminta bersinergi menjaga harmoni sebagai fondasi pembangunan yang aman dan berkelanjutan.

Penulis :
Gerry Eka