Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Videografer Amsal Sitepu Mengaku Sempat Diintimidasi Saat Jalani Proses Hukum

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Videografer Amsal Sitepu Mengaku Sempat Diintimidasi Saat Jalani Proses Hukum
Foto: (Sumber : Terdakwa kasus proyek video desa Amsal Sitepu bersama Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan saat ikut rapat daring bersama Komisi III DPR RI. (ANTARA/HO-DPR).)

Pantau - Videografer proyek video desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Amsal Christy Sitepu yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan penggelembungan anggaran mengaku sempat mengalami intimidasi selama menjalani proses hukum.

Hal itu disampaikan Amsal saat mengikuti rapat bersama Komisi III DPR RI secara daring dari rumah tahanan, Senin.

Amsal mengatakan dirinya sempat menerima sekotak brownies dari seorang jaksa yang memintanya mengikuti proses hukum tanpa membuat kegaduhan di media sosial.

"Tapi saya bilang saya nggak takut, saya nggak salah," kata Amsal dalam rapat tersebut.

Mengaku Tetap Melawan

Amsal menegaskan tidak ingin ada anak muda lain di Indonesia yang mengalami kriminalisasi seperti yang ia rasakan.

Ia menyebut tetap akan melawan meskipun mendapat peringatan dari sejumlah pihak bahwa dirinya bisa “dibenamkan” jika terus bersuara.

"Saya bilang tidak, saya akan tetap melawan. Walaupun saya tahu, banyak orang bilang kau akan dibenam, kalau kau melawan kau akan dibenam," ujarnya.

DPR Soroti Kasus Amsal

Dalam rapat tersebut, Amsal didampingi Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan yang hadir langsung di rumah tahanan. Sementara anggota Komisi III lainnya mengikuti rapat dari kompleks parlemen.

Hinca menilai kasus yang menjerat Amsal bertentangan dengan semangat pemerintah dalam memajukan sektor ekonomi kreatif.

Menurut dia, penilaian jaksa yang menganggap jasa editing dan ide kreatif bernilai nol rupiah merupakan penghinaan terhadap pelaku ekonomi kreatif.

"Kita minta Kejaksaan Agung untuk segera menarik para jaksa dan Kajari ini, karena kalau sampai semuanya seperti ini maka sesungguhnya kita sedang mengadili anak-anak muda yang punya kreasi ke depan," kata Hinca.

amsal sitepu, komisi iii dpr, intimidasi, videografer, kasus korupsi

Penulis :
Ahmad Yusuf