
Pantau - Presiden Prabowo Subianto menerima laporan pembangunan 280 jembatan perintis yang telah rampung dan dimanfaatkan masyarakat di berbagai daerah dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.
Percepat Akses dan Keselamatan Warga
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan laporan tersebut diterima Presiden saat kunjungan kerja di Tokyo, Jepang.
“Pagi ini, Bapak Presiden menerima laporan data dan video dari Kasatgas Jembatan bahwa dalam 3 bulan ini sudah 280 jembatan perintis selesai dibangun dan sudah bisa digunakan oleh anak-anak sekolah dan warga," ungkap Teddy di Jakarta, Selasa (31/3).
Ia menambahkan Presiden menekankan pentingnya percepatan pembangunan agar tidak ada lagi anak-anak yang harus menyeberangi sungai dalam kondisi berbahaya.
“Ini masalah lama yang sudah sejak dulu ada, secepat mungkin harus kita kerjakan,” ujarnya.
Dibangun TNI dan Tersebar di Berbagai Daerah
Jembatan perintis tersebut dibangun oleh prajurit TNI Angkatan Darat dalam berbagai bentuk seperti jembatan gantung, bailey, dan armco.
Pembangunan tersebar di sejumlah wilayah seperti Sumatera Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi, hingga Aceh.
Program ini menjadi bagian dari prioritas pemerintah dalam meningkatkan konektivitas desa dan keselamatan masyarakat.
Presiden Prabowo juga menunjuk Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai Kepala Satgas untuk mempercepat pembangunan jembatan di seluruh Indonesia.
Masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, disebut telah merasakan manfaat langsung dari keberadaan jembatan tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





