Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Malaysia Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit TNI dalam Misi UNIFIL di Lebanon

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Malaysia Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit TNI dalam Misi UNIFIL di Lebanon
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Sejumlah personel TNI AL dari Satuan Tugas Maritime Task Force TNI Kontingen Garuda XXVIII-P/UNIFIL berdiri di atas KRI Sultan Iskandar Muda-367 yang bersiap untuk bersandar di Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (7/2/2026) setelah melaksanakan misi perdamaian PBB di Lebanon. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono/wsj).)

Pantau - Pemerintah Malaysia menyampaikan belasungkawa atas gugurnya personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas dalam misi perdamaian Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) akibat serangan di wilayah tersebut.

Malaysia Kutuk Serangan terhadap Pasukan Perdamaian

Melalui Kementerian Luar Negeri Malaysia atau Wisma Putra, pemerintah Malaysia menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban dan Pemerintah Indonesia.

"Pemerintah Malaysia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga serta Pemerintah Indonesia atas kehilangan nyawa dan luka-luka yang dialami oleh pasukan penjaga perdamaian Indonesia dari United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL)," demikian pernyataan resmi tersebut.

Serangan terjadi di dekat Adchit Al Qusayr dan Bani Hayyan pada 29 hingga 30 Maret 2026.

Wisma Putra menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional serta Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701.

"Pihak-pihak yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban," tegasnya.

Seruan Kepatuhan Hukum Internasional

Malaysia juga menyerukan semua pihak yang terlibat konflik untuk mematuhi hukum internasional dan menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian.

Selain itu, perlindungan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil harus tetap menjadi prioritas tanpa kompromi.

Wisma Putra memastikan bahwa personel Batalyon Malaysia (MALBATT) yang bertugas dalam misi UNIFIL saat ini berada dalam kondisi aman.

Pernyataan ini menegaskan solidaritas Malaysia terhadap Indonesia serta komitmen bersama dalam menjaga perdamaian dunia melalui misi PBB.

Penulis :
Aditya Yohan