
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan Aceh di pemerintah pusat, terutama dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir dan longsor.
Fokus Rehabilitasi dan Aspirasi Aceh
Cak Imin menyampaikan pernyataan tersebut usai melantik pengurus DPW Partai Kebangkitan Bangsa Aceh periode 2026-2031 di Banda Aceh, Selasa malam.
"Saya akan terus berusaha di pemerintah pusat untuk terus mewujudkan melalui keputusan pemerintah agar memberikan prioritas kebutuhan masyarakat Aceh, terutama rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa selain penanganan bencana, pihaknya juga akan memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh terkait implementasi butir-butir perjanjian damai atau MoU Helsinki.
"Aspirasi-aspirasi sesuai Helsinki (perjanjian damai), dengan pelaksanaan dari harapan untuk kemandirian masyarakat Aceh. Kita siap membackup harapan-harapan masyarakat Aceh," ujarnya.
Dorong Kemandirian dan Pembangunan Aceh
Cak Imin menuturkan bahwa pemerintah saat ini mendorong transformasi untuk menggali potensi daerah agar lebih mandiri dan tidak bergantung pada pihak lain.
"Tidak bergantung kepada siapa pun, kecuali bergantung kepada diri kita sendiri. Karena itu, saatnya Aceh bangkit dengan kekayaan yang dimilikinya," katanya.
Ia juga menegaskan kesiapannya membantu Aceh secara maksimal serta mengingatkan seluruh pihak agar tidak salah arah dalam menjalankan pembangunan nasional.
Selain itu, kader PKB Aceh yang telah mendapat kepercayaan publik diminta untuk menjalankan amanah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Insya Allah, saya yakin dan optimistis PKB di bawah kepemimpinan H Ruslan M Daud akan mewujudkan Aceh yang adil, makmur, dan sejahtera," demikian Cak Imin.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti








