
Pantau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan tujuh daerah di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara dalam status siaga potensi tsunami setelah gempa magnitudo 7,6 mengguncang perairan Bitung.
Wilayah Siaga dan Waspada
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado Muhammad Zulkifli menyebut wilayah Maluku Utara yang berstatus siaga meliputi Ternate, Halmahera, dan Tidore.
"Daerah-daerah di Provinsi Maluku Utara berpotensi siaga tsunami, yaitu Ternate, Halmahera, dan Tidore," ungkapnya.
Sementara itu, wilayah Sulawesi Utara yang masuk kategori siaga meliputi Kota Bitung, Minahasa bagian selatan, Minahasa Selatan bagian selatan, dan Minahasa Utara bagian selatan.
Selain itu, sejumlah wilayah lain seperti Kepulauan Sangihe, Minahasa Utara bagian utara, dan Bolaang Mongondow bagian selatan berada pada status waspada tsunami.
Imbauan dan Kewaspadaan Masyarakat
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang serta tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
"Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujarnya.
Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa serta memastikan kondisi rumah aman sebelum kembali masuk.
BMKG menegaskan masyarakat agar hanya mengikuti informasi resmi melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi.
Gempa magnitudo 7,6 yang terjadi pada Kamis pagi tersebut sebelumnya terasa kuat di wilayah Manado dan sekitarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan








