Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

BRIN Jajaki Kerja Sama Riset Global dengan Rusia untuk Perkuat Kajian Kewilayahan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BRIN Jajaki Kerja Sama Riset Global dengan Rusia untuk Perkuat Kajian Kewilayahan
Foto: (Sumber : Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora BRIN, Muhammad Najib Azca (kiri) dan Direktur Institute of China and Contemporary Asia, Russian Academy of Sciences Kirill Babaev (kanan) dalam pertemuan di Gedung Widya Graha BRIN, Jakarta, Selasa (31/3/2026). ANTARA/HO-BRIN.)

Pantau - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjajaki peluang kerja sama riset kewilayahan global bersama Russian Academy of Sciences dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Widya Graha BRIN, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Kolaborasi Awal Perkuat Riset Internasional

Pertemuan tersebut melibatkan Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora BRIN Muhammad Najib Azca dan Direktur Institute of China and Contemporary Asia Russian Academy of Sciences Kirill Babaev.

Najib menyatakan bahwa pertemuan ini menjadi langkah awal untuk saling memahami fokus riset kedua lembaga.

"Pertemuan ini menjadi kesempatan yang baik untuk saling memahami fokus riset masing-masing. Ke depan, tentu diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih konkret," ungkapnya.

Ia menegaskan kolaborasi internasional penting untuk meningkatkan kualitas dan daya saing riset nasional melalui pertukaran perspektif dan metodologi antarpeneliti lintas negara.

Fokus Pengembangan Wilayah dan Pertukaran Peneliti

Kepala Pusat Riset Kewilayahan BRIN Fadjar Ibnu Thufail menyebut kunjungan ini menjadi langkah awal membangun komunikasi ilmiah berkelanjutan.

"Kami mengapresiasi kunjungan dan keterbukaan para peneliti Russian Academy of Sciences. Dialog ini penting untuk menemukan titik temu kepentingan riset, khususnya dalam pengembangan wilayah berkelanjutan, dinamika kawasan, serta pendekatan interdisipliner," ujarnya.

Ia menambahkan kerja sama ke depan diharapkan mencakup riset bersama, publikasi kolaboratif, serta program mobilitas peneliti dan forum ilmiah internasional.

Sementara itu, Kirill Babaev menilai pertemuan ini sebagai awal konstruktif dalam membangun kemitraan riset yang saling menguntungkan.

"Kami sangat menghargai kesempatan untuk berdiskusi dengan para peneliti BRIN. Ini merupakan langkah awal yang baik untuk mengeksplorasi potensi kerja sama di masa depan," tuturnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk memahami dinamika kawasan Asia dari sisi ekonomi, sosial, dan geopolitik guna mendukung perumusan kebijakan publik.

Penguatan Agenda Riset Global

Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam jaringan riset global sekaligus memperkaya kajian kewilayahan berbasis pendekatan multidisipliner.

Selain itu, interaksi antarpeneliti dinilai mampu menghasilkan pengetahuan yang lebih komprehensif dan relevan terhadap tantangan global.

Penulis :
Aditya Yohan