Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

BPBD DKI Jakarta Peringatkan Potensi Banjir Rob 5–9 April, Warga Pesisir Diminta Waspada

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

BPBD DKI Jakarta Peringatkan Potensi Banjir Rob 5–9 April, Warga Pesisir Diminta Waspada
Foto: (Sumber: Arsip Foto - Banjir rob membuat Jalan R.E Martadinata di Tanjung Priok, Jakarta Utara, tergenang pada Jumat (2/1/2026). (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/rwa).)

Pantau - BPBD DKI Jakarta mengumumkan potensi banjir rob di wilayah pesisir utara Jakarta pada 5 hingga 9 April 2026 akibat fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan purnama.

Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi BPBD DKI Jakarta sebagai peringatan dini kepada masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir.

Fenomena ini diperkirakan meningkatkan tinggi muka air laut secara signifikan, dengan puncak pasang maksimum terjadi pada pukul 23.00 hingga 02.00 WIB.

Wilayah Terdampak dan Penyebab

Sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, serta Kepulauan Seribu.

Kenaikan air laut dipicu oleh kombinasi pasang maksimum dan fase bulan purnama yang memperkuat gaya tarik gravitasi terhadap permukaan laut.

Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan genangan di kawasan permukiman hingga akses jalan di wilayah pesisir.

Imbauan dan Mitigasi

BPBD mengimbau warga pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan potensi banjir rob selama periode tersebut.

Masyarakat diminta menghindari aktivitas di kawasan pesisir saat terjadi pasang tinggi guna mengurangi risiko keselamatan.

Warga juga diingatkan memastikan sistem drainase di lingkungan tempat tinggal berfungsi dengan baik sebagai langkah antisipasi.

BPBD turut meminta masyarakat memantau informasi gelombang laut melalui kanal resmi dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat.

Jika terjadi keadaan darurat, warga dapat menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112 untuk mendapatkan bantuan cepat.

Upaya mitigasi ini diharapkan mampu mengurangi risiko dampak banjir rob di wilayah pesisir utara Jakarta.

Penulis :
Gerry Eka