HOME  ⁄  Nasional

Kemenag Pangkas 65 Persen Perjalanan Dinas untuk Jaga Layanan Publik Tetap Optimal

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemenag Pangkas 65 Persen Perjalanan Dinas untuk Jaga Layanan Publik Tetap Optimal
Foto: (Sumber : Menteri Agama Nasaruddin Umar. ANTARA/HO-Kemenag.)

Pantau - Kementerian Agama (Kemenag) memangkas anggaran perjalanan dinas hingga 65 persen guna menjaga keberlanjutan program prioritas, khususnya layanan publik di tengah keterbatasan anggaran 2026.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan kebijakan ini merupakan langkah strategis dalam merespons tekanan fiskal yang dihadapi pemerintah.

“Perencanaan kita ke depan, saya minta tolong berpikirlah out of the box. Acuan kita ke depan adalah tantangan, jangan hanya terpaku pada anggaran yang kita miliki. Kalau anggaran terbatas, cari alternatif,” ujarnya.

Ia meminta seluruh jajaran Kemenag melakukan transformasi pola pikir agar tetap mampu menghadirkan solusi atas persoalan keagamaan meski dengan anggaran terbatas.

Menurut Nasaruddin, penajaman program dilakukan dengan memperkuat sinergi antara Direktorat Jenderal, Kanwil Kemenag, hingga Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri.

“Mari kita bekerja sebagai Super Team, bukan Superman. Saya mohon Rektor dan Kakanwil berkolaborasi. Jangan hanya bertemu saat seremoni,” katanya.

Ia juga mendorong integrasi program penyuluh, imam masjid, dan KUA agar lebih efektif menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan Setjen Kemenag Kastolan menjelaskan pemotongan juga mencakup perjalanan dinas luar negeri hingga 70 persen.

“Anggaran hasil penghematan ini dialihkan untuk menjaga agar fungsi layanan dasar tidak terganggu,” ujarnya.

Kemenag menegaskan efisiensi ini bertujuan memastikan layanan keagamaan dan pendidikan tetap berjalan optimal serta menyentuh masyarakat secara luas.

Penulis :
Ahmad Yusuf