
Pantau - Komisi IV DPR RI mengingatkan pemerintah agar segera menyiapkan langkah pemulihan lahan pertanian terdampak banjir di Demak, Jawa Tengah, yang berpotensi mengganggu stabilitas pangan nasional.
Ratusan Hektare Sawah Terendam Banjir
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman menyebut banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang telah merendam sekitar 671 hektare lahan sawah.
“Banjir yang merendam ratusan hektare sawah di Demak perlu dibaca sebagai gangguan langsung terhadap stabilitas produksi pangan di tingkat tapak,” ungkap Alex.
Ia menilai dampak banjir tidak hanya bersifat lokal karena wilayah tersebut merupakan salah satu penyangga utama produksi pangan nasional.
Selain merendam lahan pertanian, banjir juga berdampak pada ribuan rumah dan memaksa warga mengungsi.
Pemulihan Lahan Butuh Penanganan Komprehensif
Alex menegaskan rehabilitasi lahan pertanian pascabanjir tidak sederhana dan membutuhkan waktu serta penanganan teknis yang tepat.
“Yang hilang bukan hanya hasil tanam, tetapi juga modal produksi, waktu kerja, dan peluang panen yang bergeser tanpa kepastian,” ujarnya.
Ia mendorong pemerintah segera menyusun skema pemulihan yang komprehensif untuk menjaga rantai pasok pangan nasional.
“Kehilangan lahan produktif dalam skala besar tidak lagi dapat dipandang sebagai kerugian lokal semata. Harus ada langkah cepat agar dampaknya tidak meluas,” tegasnya.
Alex juga menekankan pentingnya sistem perlindungan produksi pertanian yang responsif di tengah meningkatnya bencana hidrometeorologi.
- Penulis :
- Aditya Yohan








