
Pantau - Presiden Prabowo Subianto menyatakan dukungan penuh agar pencak silat dapat dipertandingkan di Olimpiade, sekaligus menegaskan komitmen pengembangan olahraga warisan budaya Indonesia tersebut di kancah internasional.
Dukungan Presiden untuk Pencak Silat Mendunia
Pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVI Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) 2026 di Jakarta, Sabtu.
Prabowo mengakui upaya membawa pencak silat ke Olimpiade belum berhasil selama masa kepemimpinannya di PB IPSI.
"Saya minta maaf saya belum berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade. Kita terus berusaha," katanya.
Ia menambahkan, "Saya kira, saya yakin pengganti saya nanti akan berhasil membawa ke Olimpiade, saya yakin."
Menurut dia, pencak silat memiliki peluang besar untuk masuk Olimpiade jika terus dikembangkan dengan baik.
Target Olimpiade dan Pembinaan Jangka Panjang
Prabowo menegaskan pentingnya menjaga kemurnian nilai pencak silat di tengah ambisi menjadikannya cabang olahraga Olimpiade.
"Perjalanan masih jauh, kita berharap pencak silat akan masuk Olimpiade, kita yakin akan masuk," ujarnya.
Ia menambahkan, "Tapi kita tidak perlu juga terlalu obsesi, obsesi kita harus menjaga mutu kemurnian daripada pencak silat itu sendiri."
Prabowo juga menyoroti peran Indonesia dalam melatih atlet negara lain yang kini mampu bersaing di level internasional.
"Tidak apa-apa, karena itu adalah tugas seorang guru," katanya.
Munas XVI PB IPSI yang digelar pada 10–11 April 2026 di Jakarta turut mendorong pencak silat agar dapat dipertandingkan pada Olimpiade 2028 di Los Angeles.
- Penulis :
- Aditya Yohan








