HOME  ⁄  Nasional

Menteri LH Dorong Pembangunan PSEL di Jambi, Targetkan Pengelolaan Sampah Modern

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Menteri LH Dorong Pembangunan PSEL di Jambi, Targetkan Pengelolaan Sampah Modern
Foto: (Sumber: Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (dua dari kiri) bersama Gubernur Jambi Al Haris (dua dari kanan) di dampingi Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (kanan) dan Wali Kota Jambi Maulana (kiri) usai penandatanganan PKS program PSEL di wilayah Jambi Raya, Sabtu (11/4/2026). ANTARA/HO-Humas KLH/BPLH.)

Pantau - Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq meminta pemerintah daerah mempercepat pembangunan Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah Jambi Raya.

Program ini melibatkan Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi, dan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui penandatanganan kerja sama antar daerah.

Hanif mengatakan, "Sesuai instruksi Pak Presiden, pengelolaan sampah tidak bisa lagi bertumpu pada TPA. Kita harus beralih ke sistem modern berbasis teknologi ramah lingkungan,".

Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Perpres Nomor 109 Tahun 2025.

PSEL menjadi bagian dari transformasi sistem pengelolaan sampah nasional menuju metode yang lebih modern dan berkelanjutan.

Timbulan sampah di Jambi Raya mencapai sekitar 670 ton per hari, dengan Kota Jambi menyumbang sekitar 446 ton dan Kabupaten Muaro Jambi sekitar 224 ton per hari.

Gubernur Jambi Al Haris mengatakan, "Kami sangat bersyukur sekali bahwa di luar dugaan kami, Jambi termasuk salah satu provinsi yang akan dibangun PSEL. Bagi kami, persoalan sampah adalah masalah yang sangat rumit, termasuk dalam menyadarkan masyarakat. Mudah-mudahan PSEL ini menjadi jawaban atas permasalahan sampah yang sedang terjadi,".

Menteri Lingkungan Hidup juga meninjau lokasi pembangunan di TPA Talang Gulo.

Selain itu, dilakukan aksi bersih bersama masyarakat di kawasan Danau Sipin sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran lingkungan.

Program ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat sekaligus mengurangi pencemaran akibat sampah.

Penulis :
Gerry Eka