HOME  ⁄  Nasional

Kenaikan Tarif Tiket Pesawat Dikhawatirkan Turunkan Kunjungan Wisata NTB

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kenaikan Tarif Tiket Pesawat Dikhawatirkan Turunkan Kunjungan Wisata NTB
Foto: Anggota DPR RI, Fauzan Khalid (sumber: DPR RI)

Pantau - Kenaikan tarif tiket pesawat domestik memicu kekhawatiran terhadap penurunan jumlah wisatawan ke Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, terutama menjelang target kunjungan wisatawan tahun 2026 di Nusa Tenggara Barat.

Dampak Kenaikan Tarif terhadap Pariwisata

Anggota DPR RI, Fauzan Khalid, menyampaikan kekhawatiran bahwa kenaikan harga tiket pesawat akan menurunkan minat wisatawan untuk berkunjung ke destinasi wisata di NTB.

Ia mengatakan, "Saya khawatir, situasi ini, menyebabkan minat wisatawan berwisata menurun, termasuk ke Pulau Lombok dan Sumbawa,".

Sebelum kebijakan kenaikan diberlakukan, harga tiket pesawat domestik sudah sering dianggap mahal, bahkan dibandingkan dengan tiket penerbangan ke luar negeri.

Pemerintah menetapkan kenaikan tarif tiket pesawat domestik kelas ekonomi maksimal sebesar 9 hingga 13 persen.

Kenaikan tersebut dipicu oleh lonjakan harga avtur global dan diberlakukan secara terbatas untuk menjaga keseimbangan antara beban operasional maskapai dan daya beli masyarakat.

Target Wisata 2026 dan Upaya Antisipasi

Target kunjungan wisatawan ke NTB pada tahun 2026 ditetapkan sebesar 2,5 hingga 3 juta orang.

Target ini didukung oleh penyelenggaraan sekitar 70 event pariwisata, termasuk festival budaya dan olahraga yang diharapkan mampu menarik wisatawan serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

Untuk mengantisipasi potensi penurunan wisatawan, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

Promosi destinasi wisata serta penyelenggaraan event perlu dimaksimalkan, dengan fokus pasar yang lebih besar pada wisatawan domestik.

Selain itu, penguatan promosi dan penambahan event rutin di Lombok dan Sumbawa dinilai penting untuk menjaga minat kunjungan.

Fauzan menegaskan, "Meski kenaikan harga tiket pesawat berpotensi memengaruhi jumah kunjungan wisatawan, dan situasi global yang belum stabil, tapi saya optimistis, target kunjungan pada tahun 2026 bisa tercapai,".

Sebagai anggota Komisi II DPR RI, ia juga meminta pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan intervensi harga tiket pesawat melalui kebijakan khusus guna menjaga pertumbuhan sektor pariwisata.

Kenaikan harga tiket pesawat dinilai berpotensi menghambat peningkatan jumlah kunjungan wisatawan jika tidak diimbangi dengan kebijakan strategis dan promosi yang efektif.

Penulis :
Arian Mesa