
Pantau - Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas mendorong penguatan sinergi antara pemerintah dan notaris di seluruh Indonesia guna memperkuat kepastian hukum bagi masyarakat dan badan usaha dalam kegiatan pembekalan notaris se-Indonesia di Batam.
Supratman menyampaikan pentingnya kolaborasi tersebut karena notaris merupakan satu-satunya profesi yang memiliki kewenangan mengakses sistem administrasi badan hukum di Kementerian Hukum.
Peran Strategis Notaris dalam Sistem Hukum
Ia menegaskan bahwa notaris memiliki peran strategis karena setiap perubahan data perusahaan hanya dapat dilakukan oleh notaris sehingga keberadaannya sangat krusial dalam perbaikan data dan perkembangan badan usaha.
"Notaris adalah satu-satunya profesi yang memiliki akses terhadap sistem administrasi badan hukum di Kementerian Hukum," ungkapnya.
Menurutnya, kolaborasi antara Kementerian Hukum dan notaris menjadi semakin penting di tengah transformasi digital yang dikembangkan melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum.
Ia berharap forum tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus memperkuat peran masing-masing pihak dalam membangun sistem hukum yang lebih baik.
"Kementerian Hukum dan INI memiliki tanggung jawab besar kepada masyarakat dan anggotanya sehingga sinergi harus terus berjalan," ujarnya.
Supratman juga mengingatkan pentingnya persatuan di kalangan notaris agar dapat menjadi contoh dalam menjaga profesionalisme dan integritas.
Dukungan Daerah dan Peningkatan Kapasitas Notaris
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menilai notaris memiliki peran penting dalam mendukung ekosistem investasi di daerah.
"Notaris adalah mitra penting pemerintah daerah dalam pendirian perusahaan, perjanjian, hingga berbagai transaksi yang membutuhkan kepastian hukum," katanya.
Ia menambahkan bahwa peran notaris sangat dibutuhkan di wilayah seperti Kepulauan Riau yang menjadi tujuan investasi karena mampu memberikan perlindungan hukum bagi pelaku usaha dan masyarakat.
Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia Irfan Ardiansyah menyampaikan kegiatan tersebut menjadi momentum peningkatan kapasitas dan penyegaran pengetahuan notaris.
"Kegiatan ini menjadi momentum peningkatan kapasitas dan penyegaran pengetahuan notaris," ujarnya.
Sekitar 1.000 notaris mengikuti kegiatan tersebut dengan materi meliputi One Single Submission (OSS), KUHP dan KUHAP baru, perbankan dan syariah, serta verifikasi administrasi.
Ia menegaskan bahwa INI siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung berbagai program terutama yang berkaitan dengan pelayanan hukum kepada masyarakat.
"INI siap mendukung kebutuhan pemerintah pusat dalam memberikan pelayanan hukum yang lebih baik bagi masyarakat," tutupnya.
- Penulis :
- Leon Weldrick








