HOME  ⁄  Nasional

Bappenas Tekankan Perencanaan Sistematis untuk Hadapi Ketidakpastian dan Dinamika Global

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bappenas Tekankan Perencanaan Sistematis untuk Hadapi Ketidakpastian dan Dinamika Global
Foto: (Sumber : Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi (Musrenbangprov) Jawa Barat di Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/4/2026). ANTARA/HO-Bappenas.)

Pantau - Wakil Menteri PPN/Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang sistematis, terukur, dan terintegrasi untuk menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.

Tantangan Global dan Pentingnya Perencanaan

Febrian menyampaikan hal tersebut dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi Jawa Barat di Bandung.

“Di tengah dunia yang saat ini berubah begitu cepat, kita masih diberikan kesempatan untuk berhenti sejenak, duduk bersama, dan memikirkan arah ke depan," ujarnya.

Ia menjelaskan kondisi global saat ini ditandai meningkatnya tensi perdagangan, persaingan antarnegara, serta peran teknologi seperti kecerdasan artifisial yang menjadi penentu kekuatan ekonomi.

“Dalam ketidakpastian seperti sekarang ini, forum seperti Musrenbang menjadi semakin penting, karena rantai pasok global yang dulu kita anggap stabil, hari ini menjadi rapuh,” kata Febrian.

Target Ekonomi dan Tantangan Domestik

Selain tantangan global, Bappenas juga menyoroti persoalan domestik seperti rendahnya produktivitas, struktur ekonomi yang perlu diperkuat, serta belum meratanya adopsi teknologi.

“Dalam situasi seperti ini, kita tidak punya ruang untuk berjalan biasa-biasa saja. Kita membutuhkan lompatan. Namun, lompatan hanya bisa terjadi jika kita memiliki arah yang jelas dan langkah yang selaras,” ujarnya.

Dalam Rencana Kerja Pemerintah 2027, pertumbuhan ekonomi nasional ditargetkan berada di kisaran 6,3 hingga 7,5 persen sebagai bagian menuju target 8 persen.

Febrian menegaskan kesiapan menjadi kunci utama dalam menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian.

“Di tengah dunia yang semakin tidak pasti, yang membedakan bukan siapa yang paling besar, tetapi siapa yang paling siap. Kesiapan itu lahir dari perencanaan yang kuat, data yang terpercaya, dan kerja sama yang solid,” katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf