HOME  ⁄  Nasional

Banjir Rendam 20 RT di Jakarta Timur, Ketinggian Air Capai 180 Sentimeter

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Banjir Rendam 20 RT di Jakarta Timur, Ketinggian Air Capai 180 Sentimeter
Foto: (Sumber : Banjir merendam permukiman warga di Gang Macan, Tanjung Lengkong, Bidara Cina, Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza)..)

Pantau - Sebanyak 20 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Timur terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 180 sentimeter pada Senin (20/4) pagi.

Banjir Meluas sejak Dini Hari

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir mulai terjadi sejak pukul 03.00 WIB dan terus meningkat hingga pagi hari.

Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Jakarta Timur Rangga Bima Setiawan mengatakan, "Data genangan dan banjir di Kota Jakarta Timur hari ini kondisi sampai dengan pukul 09.00 WIB, jumlah kecamatan terdampak ada dua, dengan kelurahan terdampak tiga, sebanyak 11 RW, 20 RT."

Ia menambahkan, "Banjir mulai terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dengan ketinggian awal berkisar 20 hingga 50 cm."

Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Jatinegara dan Kramat Jati dengan kelurahan Kampung Melayu, Cawang, Cililitan, serta sebagian Bidara Cina.

Di Jalan Kebon Pala II, Kampung Melayu, ketinggian air meningkat dari 50 cm menjadi lebih dari 150 cm dalam beberapa jam.

Titik banjir terparah terjadi di Jalan Tanjung Lengkong, Gang Macan, Bidara Cina.

Rangga mengungkapkan, "Ketinggian air sempat mencapai 180 sentimeter pada pukul 07.00 WIB sebelum berangsur turun menjadi 140 sentimeter pada pukul 09.00 WIB."

Ratusan Kepala Keluarga Terdampak

Banjir turut merendam wilayah Cawang dan Cililitan dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 150 sentimeter.

Sebanyak 705 kepala keluarga atau sekitar 2.259 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.

Rangga menyebutkan, "Untuk sementara, belum ada warga yang mengungsi."

Petugas masih disiagakan untuk memantau kondisi serta mengantisipasi kemungkinan kenaikan air.

Ia mengimbau, "Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi."

BPBD DKI juga mengingatkan adanya potensi banjir rob pada 17 hingga 23 April akibat fenomena fase bulan baru dan perigee yang dapat meningkatkan ketinggian air laut.

Masyarakat diminta memanfaatkan layanan darurat 112 serta memantau informasi resmi untuk perkembangan kondisi banjir.

Penulis :
Aditya Yohan