HOME  ⁄  Nasional

Kunjungan Wakil Presiden Gibran ke Papua Barat Daya Dikawal 1.900 Personel Gabungan TNI-Polri

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Kunjungan Wakil Presiden Gibran ke Papua Barat Daya Dikawal 1.900 Personel Gabungan TNI-Polri
Foto: Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Christian Kurnianto Tehuteru (sumber: ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu)

Pantau - Sebanyak 1.900 personel gabungan TNI dan Polri disiagakan untuk mengamankan kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Papua Barat Daya pada Selasa (21/4).

Pengamanan Berlapis dan Kondisi Kondusif

Panglima Kodam XVIII/Kasuari Christian Kurnianto Tehuteru menyampaikan hal tersebut usai rapat koordinasi di Kantor Gubernur Papua Barat Daya di Sorong pada Senin.

"Persiapan secara internal sudah terorganisir seluruhnya, baik TNI maupun Polri yang akan terlibat. Kami juga telah melaksanakan rapat koordinasi dan gladi terkait pengamanan kedatangan Wakil Presiden," ungkapnya.

Ia menjelaskan seluruh unsur pengamanan telah dipetakan secara matang mulai dari ring satu hingga ring tiga guna menjamin kelancaran agenda Wakil Presiden.

Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua Barat Daya disebut relatif aman dan kondusif.

Meski demikian, langkah antisipatif tetap dilakukan dengan pengerahan kekuatan maksimal untuk menghindari potensi gangguan.

"Kami akan terus menindaklanjuti perkembangan situasi untuk memastikan kamtibmas tetap aman dan kondusif. Seluruh kekuatan dikerahkan guna menjamin kunjungan kerja Wakil Presiden berjalan dengan baik," ujarnya.

Pemerintah Daerah Siap Sambut Kunjungan

Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam menyambut kunjungan Wakil Presiden.

Ia menyebut kondisi daerah aman dan stabil sehingga seluruh agenda dapat berjalan tanpa hambatan.

"Papua Barat Daya sudah sangat siap menerima kunjungan Wakil Presiden. Kami telah melakukan rapat koordinasi bersama Forkopimda untuk memastikan seluruh aspek, baik pengamanan maupun teknis pelaksanaan, berjalan optimal," katanya.

Kunjungan Wakil Presiden diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan di Papua Barat Daya.

Fokus pembangunan meliputi penguatan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah daerah bersama TNI-Polri juga telah menyiapkan berbagai sarana pendukung seperti jalur transportasi, lokasi kegiatan, dan layanan kesehatan.

"Dengan sinergi seluruh pihak, kunjungan kerja Wakil Presiden ke Papua Barat Daya diharapkan berlangsung aman, tertib, dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah," ucapnya.

Hingga saat ini, pemerintah setempat belum merincikan agenda lengkap kunjungan Wakil Presiden di Papua Barat Daya.

Penulis :
Leon Weldrick