
Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Timur menggencarkan sosialisasi administrasi kependudukan bagi 2.436 pendatang baru hingga pertengahan April 2026 guna memastikan seluruh warga tercatat resmi dalam sistem kependudukan.
Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung di Kantor Kelurahan Pondok Kelapa, Duren Sawit, pada Senin, 20 April 2026.
Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto menyampaikan, "Jumlah pendatang baru di Jakarta Timur sampai cut off tanggal 18 April mencapai 2.436 jiwa. Mereka wajib tercatat secara administrasi,".
Ia menegaskan langkah ini penting untuk mengantisipasi berbagai persoalan sosial sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan optimal.
Kusmanto juga meminta, "Karena itu kami minta RT, RW, dan LMK aktif mendata serta memberikan pemahaman agar para pendatang menaati aturan yang berlaku,".
Libatkan Unsur Masyarakat dan Layanan Langsung
Sosialisasi ini melibatkan pengurus RT, RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dari 15 RW.
Selain sosialisasi, Pemkot Jakarta Timur juga membuka layanan langsung administrasi kependudukan di lokasi kegiatan.
Layanan tersebut ditujukan bagi warga yang belum memiliki dokumen resmi termasuk pendatang non permanen.
Pendatang baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan serta melengkapi dokumen seperti KTP elektronik dan Kartu Keluarga agar dapat mengakses layanan publik.
Dukcapil Lakukan Jemput Bola Pelayanan
Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Timur Ade Himawan menyatakan layanan yang disediakan meliputi Identitas Kependudukan Digital, perekaman dan pencetakan KTP elektronik, KK, hingga akta perkawinan.
Ade menjelaskan, "Untuk melayani 2.436 pendatang baru ini, kami tidak hanya membuka layanan di kelurahan, tetapi juga melakukan jemput bola ke sekolah, sekretariat RW, dan tempat publik lainnya,".
Ia menyebutkan sebelumnya layanan serupa telah dilaksanakan di Cakung Barat pada 10 April sebagai bagian dari pelayanan terpadu.
Ade mengapresiasi peran RT, RW, LMK, dan FKDM dalam membantu kelancaran pendataan dan pelayanan.
Ade menyampaikan, "Kami ucapkan terima kasih kepada RT, RW, LMK, dan FKDM yang telah mendukung layanan ini sehingga masyarakat bisa lebih mudah mengurus administrasi kependudukannya,".
Pemkot Jakarta Timur berharap seluruh pendatang segera melengkapi dokumen dan beradaptasi dengan aturan yang berlaku.
Ade menutup dengan harapan, "Jika semua melengkapi dokumen, sehingga tercipta tertib administrasi dan pelayanan publik yang lebih efektif di wilayah Jakarta Timur,".
- Penulis :
- Arian Mesa








