HOME  ⁄  Nasional

Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Barat Daya Rampung 100 Persen, Siap Difungsikan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Barat Daya Rampung 100 Persen, Siap Difungsikan
Foto: (Sumber : Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPPBK) Papua Barat Corneles Sagrim. ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu.)

Pantau - Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan pembangunan pusat pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya di Sorong telah tuntas 100 persen setelah seluruh tahapan pekerjaan selesai sesuai standar teknis.

Proyek Strategis Rampung dan Siap Digunakan

Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPPBK) Papua Barat Corneles Sagrim mengatakan proyek senilai lebih dari Rp444 miliar itu mencakup pengembangan lahan, pembangunan tiga gedung utama, serta sistem penyediaan air minum.

"Seluruh tahapan pekerjaan telah dilaksanakan sesuai standar teknis, termasuk pengujian kualitas. Proyek ini juga telah diaudit oleh BPK," ujarnya di Sorong, Kamis.

Ia menjelaskan pembangunan meliputi Kantor Gubernur, DPRP, dan MRP yang berdiri di atas lahan sekitar 55 hektare, meski pemanfaatan saat ini baru di bawah 20 hektare.

Kantor Gubernur dirancang modern dengan kapasitas hingga 300 orang serta dilengkapi fasilitas ruang rapat, ruang kerja pimpinan, dan lift untuk mendukung operasional.

Penataan Kawasan dan Fasilitas Pendukung

Corneles menyebut peresmian belum dapat dilakukan karena pemerintah masih menunggu penyelesaian penataan kawasan yang saat ini dalam tahap lelang.

Penataan tersebut mencakup pembangunan jalan, drainase, ruang terbuka hijau, alun-alun, hingga gapura utama.

"Kami ingin seluruh utilitas tertata rapi di bawah tanah sehingga kawasan terlihat lebih modern dan tertib," katanya.

Selain itu, kawasan akan dilengkapi multi utility tunnel (MUT) untuk menampung jaringan utilitas seperti air, listrik, dan telekomunikasi secara terpadu.

Ia menambahkan operasional penuh gedung masih menunggu suplai listrik dari PT PLN agar fasilitas pendukung dapat berfungsi optimal.

Meski demikian, bangunan pusat pemerintahan tersebut pada prinsipnya sudah siap digunakan dan tinggal menunggu proses serah terima pengelolaan.

Penulis :
Ahmad Yusuf