HOME  ⁄  Nasional

Barantin Siapkan Anggaran Rp5 Triliun untuk Modernisasi Laboratorium Karantina Nasional hingga 2027

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Barantin Siapkan Anggaran Rp5 Triliun untuk Modernisasi Laboratorium Karantina Nasional hingga 2027
Foto: Kepala Barantin Sahat Manaor Panggabean didampingi Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan Sitti Chadidjah saat melakukan peninjauan sejumlah komoditi ekspor dari Sulsel di Makassar, Kamis 23/04/2026 (sumber: ANTARA/Nur Suhra Wardyah)

Pantau - Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyiapkan anggaran sebesar Rp4 triliun hingga Rp5 triliun untuk melakukan modernisasi seluruh laboratorium karantina di Indonesia guna meningkatkan kinerja dan fungsi sistem kekarantinaan nasional.

Program modernisasi ini mencakup seluruh laboratorium dari Sabang hingga Papua dengan target penyelesaian pada tahun 2027.

Kepala Barantin Sahat Manaor Panggabean menyampaikan bahwa langkah ini diperlukan agar standar laboratorium Indonesia setara dengan negara maju dan mitra internasional.

"Saya harapkan tahun 2027 semua laboratorium karantina se-Indonesia itu sudah melakukan modernisasi. Jadi level laboratorium kita itu akan sama dengan negara-negara maju dan negara-negara mitra kita," ungkapnya.

Cakupan Modernisasi Laboratorium

Modernisasi yang dilakukan meliputi penggantian peralatan laboratorium, perbaikan gedung, peningkatan sistem layanan, serta penguatan sumber daya manusia (SDM).

Sahat menegaskan bahwa peningkatan teknologi harus diimbangi dengan kesiapan SDM agar hasilnya optimal.

"Jadi jangan juga alatnya canggih, tetapi SDM-nya tidak dilatih. Jadi semua aspek kita akan rapikan semuanya. Mudah-mudahan 2027 nanti bisa kita pertanggungjawabkan," ujarnya.

Digitalisasi Layanan dan Target 2027

Sebelumnya Barantin telah memulai pembenahan melalui digitalisasi sistem layanan untuk menggantikan metode manual.

Layanan digital yang diterapkan saat ini masih berada dalam kategori risiko rendah (low risk) dengan waktu proses berkisar antara 6 hingga 7 jam.

Sahat menyatakan bahwa penguatan laboratorium akan berjalan seiring dengan pengembangan sistem layanan digital serta dukungan pembiayaan tambahan.

"Saya sudah membenahi sistem layanan secara digital, kemudian laboratoriumnya kita perkuat, mudah-mudahan tahun depan ada loan juga, kita bereskan semua dan 2027 sudah selesai," jelasnya.

Modernisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kecepatan layanan, transparansi, serta kualitas sistem karantina nasional secara menyeluruh.

Penulis :
Arian Mesa