HOME  ⁄  Nasional

Jasa Raharja Perkuat Layanan Santunan dan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Evaluasi Operasi Ketupat 2026

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Jasa Raharja Perkuat Layanan Santunan dan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Evaluasi Operasi Ketupat 2026
Foto: Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dalam Rapat Koordinasi Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Ketupat 2026 yang diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah (sumber: Jasa Raharja)

Pantau - Jasa Raharja memastikan peningkatan layanan santunan dilakukan secara responsif dan adaptif dalam Rapat Koordinasi Analisa dan Evaluasi Operasi Ketupat 2026 di Semarang, Jawa Tengah.

Penguatan Layanan dan Kolaborasi Lintas Sektor

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan fokus peningkatan layanan mencakup percepatan santunan, penguatan data, serta kolaborasi lintas sektor.

Ia menyatakan "Jasa Raharja terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan adaptif terhadap dinamika di lapangan,".

Kehadiran Jasa Raharja dalam rapat tersebut menegaskan perannya sebagai bagian dari ekosistem BUMN yang tergabung dalam Danantara Indonesia.

Fokus utama pelayanan diarahkan pada perlindungan masyarakat pengguna transportasi umum selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H.

Awaluddin menyampaikan "Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Evaluasi itu memberikan gambaran menyeluruh atas pelaksanaan Operasi Ketupat 2026,".

Ia menegaskan "Sehingga kehadiran kami benar-benar dirasakan oleh masyarakat,”.

Evaluasi Operasi dan Peningkatan Keselamatan

Rapat tersebut menjadi momentum evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 serta perumusan langkah perbaikan ke depan.

Jasa Raharja berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan melalui percepatan penyerahan santunan dan optimalisasi koordinasi lapangan.

Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem transportasi yang aman dan berkeselamatan.

Perusahaan juga memanfaatkan teknologi, penguatan data, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Langkah ini bertujuan menghadirkan layanan publik yang semakin efektif dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Jasa Raharja terus memperkuat perannya sebagai penyelenggara asuransi kecelakaan yang andal serta mendukung keselamatan lalu lintas nasional.

Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi intensif dengan kepolisian dan instansi terkait serta kesiapsiagaan petugas di lapangan.

Agus Suryonugroho menekankan keberhasilan Operasi Ketupat tidak hanya diukur dari kelancaran lalu lintas, tetapi juga tingkat keselamatan pengguna jalan.

Ia menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor, rekayasa lalu lintas, kesiapan personel, serta pemanfaatan teknologi.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan evaluasi menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan angkutan Lebaran.

Ia mengatakan "Inovasi harus terus dihadirkan agar masyarakat dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan,”.

Rapat tersebut juga dihadiri pimpinan BUMN transportasi seperti Rivan A. Purwantono, Heru Widodo, dan Achmad Muchtasyar.

Penulis :
Arian Mesa