HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Susun Aturan Rantai Pasok Lokal untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemerintah Susun Aturan Rantai Pasok Lokal untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Foto: (Sumber: Tangkapan layar - Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Nani Hendiarti menghadiri Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) National Summit 2026 di Jakarta, Minggu (26/4/2026). ANTARA/Uyu Septiyati Liman.)

Pantau - Kementerian Koordinator Bidang Pangan tengah menyusun Rancangan Peraturan Menteri Koordinator terkait rantai pasok bahan baku lokal guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.

Penyusunan aturan ini dilakukan sebagai tindak lanjut amanat Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 yang mengatur tata kelola program tersebut.

Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Nani Hendiarti menyatakan, "Karena kalau nggak ada bahan pangannya kan nggak bisa nih berjalan programnya dan diharapkannya bahan pasokan pangan itu berasal dari lokal," ungkapnya.

Pemanfaatan rantai pasok lokal akan melibatkan berbagai pihak mulai dari koperasi desa, UMKM, BUMDes, peternak, koperasi nelayan, hingga pedagang pasar.

Pendekatan ini dinilai mampu menekan biaya logistik serta memperpanjang masa simpan bahan baku pangan.

Penguatan Ekosistem dan Regulasi

Pemerintah mendorong pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi bersama pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem rantai pasok berkelanjutan di masing-masing daerah.

Selain penyusunan regulasi, pemerintah juga menyiapkan proyek percontohan, petunjuk teknis, serta aturan turunan dari Badan Gizi Nasional.

Kemenko Pangan mengoordinasikan sejumlah kementerian seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perdagangan, serta Badan Pangan Nasional dalam implementasi program.

Koordinasi tersebut mencakup peningkatan kapasitas produksi, ketersediaan pangan, keterjangkauan, hingga informasi harga pangan.

Dukungan untuk Wilayah Terpencil

Pemerintah memahami tidak semua wilayah dapat langsung memenuhi kebutuhan pasokan pangan lokal, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Untuk itu, pemerintah menyiapkan tambahan anggaran guna mendukung pelaksanaan program di wilayah tersebut.

Nani Hendiarti menyatakan, "Ada kebijakan baru untuk menambah namanya biaya tambahan untuk yang lokasi-lokasi terpencil itu setelah kami lihat tidak bisa (mendapatkan pasokan pangan lokal dalam waktu dekat), tapi dengan itu tetap mereka harus membangun ekosistem di lokasinya masing-masing ke depannya," jelasnya.

Upaya ini bertujuan memastikan keberlanjutan serta efektivitas Program Makan Bergizi Gratis agar dapat menjangkau seluruh masyarakat Indonesia.

Penulis :
Gerry Eka