HOME  ⁄  Nasional

Menteri PPPA Kecam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, Puluhan Korban Terindikasi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Menteri PPPA Kecam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, Puluhan Korban Terindikasi
Foto: (Sumber : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi. ANTARA/HO-KemenPPPA..)

Pantau - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengecam keras dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di sebuah daycare di Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta.

Negara Diminta Hadir Lindungi Korban

"Kami menyampaikan simpati mendalam kepada anak-anak korban dan keluarga yang terdampak. Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama yang tidak bisa ditawar. Setiap bentuk kekerasan pada anak adalah pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan tidak dapat ditoleransi dalam kondisi apapun. Negara harus hadir memastikan korban terlindungi dan pelaku diproses sesuai hukum," kata Arifah Fauzi.

Ia menegaskan KemenPPPA mendukung langkah aparat penegak hukum dalam menangani kasus tersebut secara profesional serta mendorong koordinasi dengan lembaga terkait seperti LPSK.

"Kasus ini menjadi pengingat penting bagi kita semua untuk memperkuat sistem pengawasan terhadap lembaga pengasuhan anak. Kami akan terus mengawal proses penanganan sekaligus memastikan pemulihan korban berjalan optimal," ujarnya.

Puluhan Anak Diduga Jadi Korban

Kasus ini bermula dari laporan terhadap Daycare Little Aresha yang diduga melakukan kekerasan dan diskriminasi terhadap anak-anak yang dititipkan.

Polisi kemudian menggerebek lokasi tersebut pada Jumat (24/4) dan saat ini masih memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi alat bukti.

Dari total 103 anak yang dititipkan, sedikitnya 53 anak terindikasi mengalami kekerasan yang diduga terjadi sejak daycare tersebut beroperasi selama satu tahun.

KemenPPPA bersama pemerintah daerah juga memberikan pendampingan psikososial serta memastikan pemulihan korban berjalan komprehensif dan berkelanjutan.

Penulis :
Aditya Yohan