HOME  ⁄  Nasional

Tujuh Calon Haji Asal Pekanbaru Tunda Berangkat, Empat Dirawat di Batam

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Tujuh Calon Haji Asal Pekanbaru Tunda Berangkat, Empat Dirawat di Batam
Foto: Ilustrasi pelepasan jamaah calon haji asal Pekanbaru di Bandara Sultan Syarif Kasim II Kota Pekanbaru pada 23 April lalu (sumber: Bandara SSK II Pekanbaru)

Pantau - Sebanyak tujuh calon haji asal Pekanbaru mengalami penundaan keberangkatan ke Tanah Suci karena empat jamaah sakit dan tiga lainnya merupakan pendamping.

Empat jamaah yang sakit saat ini menjalani perawatan di rumah sakit di Batam sehingga belum dapat mengikuti jadwal keberangkatan bersama kloter awal.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau Defizon mengatakan, "Jamaah yang ditunda keberangkatannya akan diberangkatkan pada kloter berikutnya, menyesuaikan dengan ketersediaan tempat duduk di pesawat,”.

Pemberangkatan Jamaah Riau Berjalan Lancar

Hingga Minggu 26 April 2026, sebanyak 883 jamaah calon haji dan petugas dari Provinsi Riau telah diberangkatkan menuju Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah, Arab Saudi.

Defizon mengungkapkan, "Dua kloter yang telah diberangkatkan adalah BTH 03 dengan jumlah 443 jamaah dan petugas, serta BTH 04 sebanyak 440 jamaah dan petugas,”.

Jamaah yang telah tiba di Madinah dilaporkan dalam kondisi sehat dan mulai menjalankan ibadah Arbain serta ziarah ke sejumlah tempat bersejarah.

Kloter BTH 05 Siap Diberangkatkan

Sementara itu, kloter BTH 05 saat ini telah berada di Asrama Haji Batam untuk persiapan keberangkatan berikutnya.

Kloter tersebut terdiri dari 438 jamaah asal Kabupaten Kampar, dua jamaah dari Kabupaten Siak, serta satu jamaah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah.

Rombongan ini didampingi oleh dua Petugas Haji Daerah dan empat petugas kloter selama proses keberangkatan dan pelaksanaan ibadah.

Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau memastikan proses pemberangkatan jamaah berjalan lancar dengan pemantauan terus dilakukan terhadap seluruh jamaah termasuk yang mengalami penundaan keberangkatan.

Penulis :
Shila Glorya