
Pantau - Tim Search and Rescue (SAR) terus memfokuskan pencarian dan evakuasi korban yang diduga masih terjebak di dalam rangkaian KRL Commuter Line pascakecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Selasa.
Evakuasi Intensif dan Bertahap
Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari mengatakan proses evakuasi memasuki hari kedua dengan mengerahkan seluruh personel gabungan.
“Memasuki hari kedua, kami terus mengoptimalkan seluruh personel Basarnas bersama unsur SAR gabungan yang ada,” ungkapnya.
Ia menegaskan proses evakuasi dilakukan secara hati-hati menggunakan peralatan ekstrikasi karena kondisi gerbong mengalami kerusakan parah.
“Prioritas kami adalah menemukan dan mengevakuasi seluruh korban secepat mungkin,” ujarnya.
Sejak dini hari, tim berhasil mengevakuasi sejumlah korban, baik dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia, dengan beberapa di antaranya langsung dirujuk ke rumah sakit.
Data Korban dan Penanganan Medis
Hingga pukul 07.30 WIB, total korban tercatat sebanyak 92 orang.
Dari jumlah tersebut, 85 orang selamat dan menjalani perawatan, sementara tujuh orang dinyatakan meninggal dunia.
Korban luka dirawat di berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya, termasuk RSUD Bekasi, RS Hermina, RS Siloam, dan RS Mitra Keluarga.
Tim SAR masih terus melakukan penyisiran di dalam gerbong untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal dalam insiden kecelakaan tersebut.
- Penulis :
- Aditya Yohan







