HOME  ⁄  Nasional

Sudjatmiko Tinjau Langsung Evakuasi Korban Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Sudjatmiko Tinjau Langsung Evakuasi Korban Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi
Foto: (Sumber: Anggota Komisi V DPR RI, Sudjatmiko saat memantau proses evakuasi korban tabrakan antara Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dengan Commuter Line lintas Cikarang di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04/2026) malam. Foto: Uca/Mahendra.)

Pantau - Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko turun langsung memantau proses evakuasi korban tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04/2026) malam.

Pantauan Langsung dan Fokus Penyelamatan

Sudjatmiko meninjau kondisi lokasi kecelakaan, termasuk lokomotif yang merangsek hingga merobek dua gerbong, salah satunya gerbong khusus wanita.

“Innalillahi Wa Innalillahi rojiun, saya melihat di lokasi kejadian dimana situasi mencekam. Para petugas terlihat sangat cekatan namun karena lokasi peron yang sempit maka penanganan sangat sulit,” ujarnya.

Ia menyebut koordinasi antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan PT KAI telah dilakukan untuk memastikan informasi evakuasi tersampaikan secara terpusat.

Sudjatmiko juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

“Warga dapat melihat publikasi PT KAI dan hati-hati informasi hoaks yang dapat membuat situasi semakin rumit, saya berharap seluruh stakeholder dapat bersinergis,” tuturnya.

Kronologi Kecelakaan dan Penanganan Korban

Ia menegaskan fokus utama saat kejadian adalah penyelamatan korban, sementara penyebab kecelakaan akan diselidiki oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi.

“Biarkan malam ini rampung dalam misi penyelamatan korban yang berada di KRL. Kami percaya nanti pihak KNKT akan menjelaskan kronologi secara menyeluruh,” katanya.

Insiden bermula dari taksi yang mogok di perlintasan dan tertabrak KRL hingga rangkaian kereta berhenti di jalur.

"Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL (Jalur Perlintasan Langsung) lintasan dekat Bulak Kapal ya. Yang membuat KRL-nya terhenti," ujar Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo.

Tak lama kemudian, KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL dari arah belakang, menyebabkan kerusakan parah.

Hingga Selasa (28/04/2026) pagi, tercatat tujuh korban meninggal dunia dan 81 lainnya luka-luka serta menjalani perawatan.

KAI memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan maksimal, termasuk pembiayaan melalui asuransi, sementara operasional Commuter Line relasi Cikarang sementara dibatasi hingga Stasiun Bekasi.

Penulis :
Ahmad Yusuf