
Pantau - Pengurus baru Koperasi Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI periode 2026–2030 berkomitmen merealisasikan sejumlah program prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, termasuk menurunkan suku bunga pinjaman, menghadirkan produk simpanan yang lebih fleksibel, serta memperluas manfaat keanggotaan.
Ketua Pengurus Koperasi Setjen DPR RI terpilih Dedy Bagus Prakasa mengaku bersyukur setelah memenangkan pemilihan pengurus koperasi yang berlangsung di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6).
“Alhamdulillah senang, akhirnya lega juga. Saya baru bisa minum setelah penghitungan suara mencapai sekitar 130 suara. Jadi memang cukup menegangkan,” ujar Dedy.
Dedy mengatakan tantangan terbesar justru dimulai setelah dirinya bersama Wakil Ketua Pengurus Beny Rahbandiyosa Sabri resmi terpilih untuk memimpin koperasi selama empat tahun ke depan.
“Setelah terpilih, justru kami juga deg-degan karena harus memenuhi janji-janji kampanye yang sudah kami sampaikan saat debat dan penyampaian visi-misi. Semoga kami bisa segera merealisasikan apa yang telah kami janjikan kepada para anggota,” katanya.
Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Anggota
Dedy menegaskan seluruh anggota koperasi akan mendapatkan pelayanan yang sama tanpa membedakan latar belakang dukungan saat pemilihan.
“Sejak awal kami tidak pernah membedakan siapa pun. Mau pendukung satu atau pendukung dua, semuanya memiliki keistimewaan yang sama. Mau yang berbelanja di Pujasera, Pospol, Kantin Demokrasi, maupun Rishanti, semuanya mendapatkan pelayanan yang sama,” tegasnya.
Salah satu program utama yang akan segera direalisasikan adalah penurunan tingkat suku bunga pinjaman anggota dari rata-rata 0,5 persen menjadi mulai dari 0,4 persen.
“Insya Allah kami akan menurunkan tingkat suku bunga pinjaman yang selama ini rata-rata 0,5 persen menjadi mulai dari 0,4 persen,” jelasnya.
Selain itu, pengurus baru juga akan menyediakan pilihan produk simpanan berjangka yang lebih beragam dengan tenor tiga bulan, enam bulan, sembilan bulan, hingga satu tahun.
Buka Peluang Keanggotaan PPPK
Pengurus koperasi juga berencana menghadirkan program tambahan berupa asuransi kesehatan bagi anggota sebagai bagian dari peningkatan manfaat layanan.
Beny Rahbandiyosa Sabri mengatakan pihaknya memberi perhatian khusus kepada pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Setjen DPR RI untuk dapat bergabung menjadi anggota koperasi.
Menurut dia, sekitar 1.600 PPPK memiliki potensi besar untuk memperkuat koperasi sekaligus memperluas manfaat keanggotaan.
“Kami akan menyusun regulasinya terlebih dahulu agar teman-teman PPPK bisa terlibat dan menjadi bagian dari anggota koperasi. Jumlahnya cukup besar dan menjadi potensi yang baik untuk pengembangan koperasi,” ujarnya.
Beny menambahkan berbagai gagasan positif dari pasangan calon lain juga akan dipertimbangkan dan diakomodasi dalam program kerja koperasi ke depan.
“Program-program yang baik tentu akan kami akomodasi. Termasuk berbagai gagasan terkait pengembangan koperasi yang menjadi perhatian bersama. Kami ingin memastikan seluruh program yang dijalankan memiliki dasar hukum yang kuat dan dapat segera dieksekusi sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi anggota,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Indra Pahlevi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengawas Koperasi Setjen DPR RI periode 2026–2030, didampingi Sam Karya Budi sebagai Wakil Ketua Pengawas.
- Penulis :
- Aditya Yohan





