
Pantau - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI memberikan perhatian khusus terhadap isu perlindungan anak melalui Gerakan Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika (Ananda Bersinar) dengan menggandeng Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengatakan BNN dan Kementerian PPPA memiliki banyak kesamaan fokus yang dapat disinergikan untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.
"Kesamaan fokus tersebut membuka peluang yang luas bagi kedua lembaga untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif, termasuk pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang berdekatan dengan Hari Anak Nasional," ujar Suyudi dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Program Ananda Bersinar merupakan kampanye edukasi nasional yang diinisiasi BNN untuk mencegah penyalahgunaan narkotika sejak usia dini dan memperkuat perlindungan terhadap anak-anak Indonesia.
Kolaborasi Peringatan HANI dan Hari Anak Nasional
Suyudi menjelaskan BNN tidak menggelar kegiatan seremonial besar pada peringatan HANI 2026 sehingga mendorong kolaborasi dengan Kementerian PPPA agar kegiatan yang dilaksanakan memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.
Dalam audiensi yang digelar di Jakarta pada 10 Juni 2026, kedua lembaga membahas rencana kerja sama pada peringatan Hari Anak Nasional dan HANI 2026.
Selain itu, BNN dan Kementerian PPPA juga menjajaki pembaruan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) serta perjanjian kerja sama yang sebelumnya berakhir pada 2025.
Bentuk Tim Bersama untuk Program Berkelanjutan
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyambut positif ajakan kerja sama tersebut dan menilai kedua lembaga memiliki tujuan yang sama dalam melindungi anak dari berbagai ancaman, termasuk narkotika.
“Tujuan yang ingin dicapai sejatinya sama. Saya melihat banyak program dan berbagai upaya yang dijalankan Kementerian PPPA dapat disinergikan dengan program-program BNN untuk memberikan manfaat yang lebih luas,” tutur Arifatul.
Kedua pihak juga sepakat membentuk tim bersama guna menyiapkan berbagai program kolaboratif yang akan dijalankan secara berkelanjutan di tingkat pusat maupun daerah.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sekaligus meningkatkan perlindungan anak melalui program edukasi dan pemberdayaan yang terintegrasi.
- Penulis :
- Aditya Yohan








