HOME  ⁄  Nasional

Gubernur Khofifah Siapkan 18 Sekolah Rakyat Terintegrasi Permanen untuk Perluas Akses Pendidikan Gratis

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Gubernur Khofifah Siapkan 18 Sekolah Rakyat Terintegrasi Permanen untuk Perluas Akses Pendidikan Gratis
Foto: (Sumber :Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kabupaten Sampang, Selasa (21/7/2026). ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim.)

Pantau - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyiapkan 18 Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) permanen di berbagai wilayah Jawa Timur guna memperluas akses pendidikan gratis bagi keluarga kurang mampu, khususnya masyarakat kategori Desil 1 dan Desil 2.

Sekolah Rakyat Ditujukan Putus Rantai Kemiskinan

Khofifah mengungkapkan, "Semula yang rintisan itu hanya SMP dan SMA saja. SRT di rintisan, baru ada di Ponorogo dan Banyuwangi. Tapi SR yang permanen rencananya 18 SRT dan mudah-mudahan bisa menjadi bagian dari penguatan kualitas SDM di Indonesia, khususnya kategori Desil 1 dan Desil 2."

Menurut Khofifah, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas dan inklusif.

Ia mengungkapkan, "SRT merupakan penyiapan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu desil 1 dan 2. Hal ini menjadi solusi ampuh dan efektif untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Mudah-mudahan menjadi sumber bahagia keluarga, masyarakat bangsa dan negara, sehingga cita-cita yang mereka susun tercapai semuanya."

SRT Sampang Dibangun dengan Konsep Pendidikan Terpadu

Khofifah menjelaskan salah satu Sekolah Rakyat Terintegrasi permanen dibangun di Kabupaten Sampang dengan konsep yang menggabungkan jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas dalam satu kawasan.

Ia mengungkapkan, "Kategori SRT mulai SD, SMP dan SMA ternyata area terluas se-Indonesia, total 12 hektare. Jadi, Kabupaten Sampang luar biasa, bisa menyiapkan area terluas se-Indonesia untuk Sekolah Rakyat Terpadu."

SRT Sampang akan dilengkapi asrama, ruang belajar, laboratorium, masjid, gedung serbaguna, serta sarana olahraga dengan target pembangunan selesai sebelum masa pengenalan lingkungan sekolah pada 31 Juli 2026.

Pada tahun ajaran 2026/2027, SRT Sampang akan menampung 224 peserta didik yang direkrut bersama Pendamping Program Keluarga Harapan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, dan relawan sosial agar tepat sasaran bagi keluarga Desil 1 dan Desil 2.

Penulis :
Aditya Yohan