
Pantau.com - Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta pamer sebuah cicin dengan batu berwarna hitam. Disebutkan, batu itu berasalmeteor yang jatuh beberapa ratus tahun lalu. Namun, Anis turut menuliskan kata Sohibul.
"Dapat kiriman hadiah cincin Batu Satam sahabat-sahabat DPW Bangka Belitung. Kata sohibul hikayat batu ini berasal dari meteor yang jatuh di wilayah itu ratusan tahun lalu. Tapi menurut saya, ini tanda ikatan cinta kita di Gelora," tulis Anis Matta di akun Twitter-nya @anismatta, yang dikutip Pantau.com, Rabu (11/12/2019).
Baca juga: Soal Hukuman Mati Koruptor, Fahri Hamzah Minta Pembisik Presiden Dievaluasi
Hati2 Tum..
— #ArahBaru2019 (@Fahrihamzah) December 11, 2019
Sohibul bisa belok maknanya...???? #geloraindonesia https://t.co/kUbjwI7Mxc
Benar saja, kata Sohibul yang dituliskan Anis Matta langsung disambar oleh Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah. Ia bahkan dengan bercanda mengatakan, hati-hati menuliskan kata Sohibul.
"Hati-hati Tum (Ketua Umum). Sohibul bisa belok maknanya," tulis Fahri di akun Twitter-nya @Fahrihamzah.
Seperti diketahui, Sohibul adalah sangat lekat dengan nama Ketum PKS Sohibul Iman. Sohibul Iman juga terlibat intrik dan polemik dengan dua pentolan Partai Gelora Anis Matta dan Fahri Hamzah.
Baca juga: Bukan Fahri Hamzah, Ini Dia Orang yang Akan Isi Kursi Ketum Partai Gelora
Bahkan, Fahri Hamzah melalui kuasa hukumnya, Mujahid A. Latief, menyampaikan Surat Permohonan Sita Aset dan Daftar Objek Sita kepada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin 22 Juli 2019 lalu. "Sudah kita ajukan. Suratnya telah kita ajukan, silakan dibaca. Ini judul suratnya perihal permohonan sita eksekusi," kata Mujahid di PN Jakarta Selatan.
Surat tersebut ditujukan untuk menyita aset lima orang pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yakni Abdul Muiz Saadih, Hidayat Nur Wahid, Surahman Hidayat, Mohamad Sohibul Iman, dan Abdi Sumaithi.
- Penulis :
- Widji Ananta









