Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  News

Kenali Tanda-tanda Penyakit dari Perubahan pada Kaki: Dari Pembengkakan hingga Kaki Kemerahan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kenali Tanda-tanda Penyakit dari Perubahan pada Kaki: Dari Pembengkakan hingga Kaki Kemerahan
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Pemijatan kaki. ( Pixabay/Andreas160578).)

Pantau - Dr. A. Arun Kumar, Konsultan Bedah Vaskular dan Endovaskular dari Aster RV Hospital India, mengungkapkan bahwa sejumlah perubahan pada kaki dapat menjadi indikasi awal gangguan kesehatan serius, termasuk masalah jantung, pembuluh darah, hingga diabetes.

Waspadai Gejala Fisik pada Kaki

1. Pembengkakan Kaki
Pembengkakan di telapak, betis, atau pergelangan kaki bisa menjadi tanda adanya gangguan organ, terutama jantung, ginjal, atau hati.
Penumpukan cairan (edema) sering kali terkait dengan:

Gagal jantung

Bekuan darah di kaki

Gagal ginjal

Penyakit hati (sirosis)

Jika pembengkakan muncul mendadak, bertambah parah, atau disertai sesak napas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

2. Kaki Dingin
Kondisi kaki yang tetap dingin meskipun sudah dihangatkan bisa mengindikasikan penyakit arteri perifer.
Penyakit ini terjadi karena plak menyumbat arteri kaki dan menghambat suplai oksigen.
Risikonya lebih tinggi pada penderita hipotiroidisme, anemia, serta perokok.
Penyakit ini juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

3. Kram Kaki Malam Hari
Kram yang muncul di malam hari, meski berlangsung singkat, bisa mengindikasikan masalah kesehatan.
Kemungkinan penyebabnya antara lain:

Dehidrasi

Ketidakseimbangan elektrolit

Efek samping obat

Sirkulasi darah buruk

Masalah ginjal

Jika kram terjadi sering dan mengganggu, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk melihat kemungkinan gangguan pembuluh darah atau saraf.

4. Perubahan Warna Kulit dan Luka Sulit Sembuh
Perubahan warna kulit kaki menjadi cokelat kemerahan, ungu, atau gelap bisa menandakan insufisiensi vena kronis atau dermatitis stasis vena.
Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan darah di vena yang rusak dan endapan hemosiderin di kulit.
Luka kecil yang tidak sembuh lebih dari 7–10 hari, khususnya pada lansia, bisa menjadi tanda awal diabetes.

5. Kaki Mati Rasa atau Kesemutan
Jika rasa kesemutan atau mati rasa pada kaki terjadi terus-menerus, hal ini bisa menjadi gejala neuropati diabetik.
Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan saraf akibat gula darah tinggi dalam jangka panjang.
Neuropati diabetik juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, bahkan tanpa gejala nyeri.

6. Kaki Kemerahan
Kemerahan mendadak pada kaki perlu diwaspadai sebagai kemungkinan trombosis vena dalam (DVT).
DVT adalah bekuan darah yang bisa lepas dan berpindah ke paru-paru, menyebabkan komplikasi serius.
Faktor risikonya meliputi:

Kurang bergerak dalam waktu lama

Baru menjalani operasi

Perjalanan jarak jauh

Dokter Arun Kumar menyarankan masyarakat agar tidak mengabaikan tanda-tanda tersebut dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila gejala menetap atau memburuk.

Penulis :
Gerry Eka