
Pantau - Dr. A. Arun Kumar, Konsultan Bedah Vaskular dan Endovaskular dari Aster RV Hospital India, mengungkapkan bahwa sejumlah perubahan pada kaki dapat menjadi indikasi awal gangguan kesehatan serius, termasuk masalah jantung, pembuluh darah, hingga diabetes.
Waspadai Gejala Fisik pada Kaki
1. Pembengkakan Kaki
Pembengkakan di telapak, betis, atau pergelangan kaki bisa menjadi tanda adanya gangguan organ, terutama jantung, ginjal, atau hati.
Penumpukan cairan (edema) sering kali terkait dengan:
Gagal jantung
Bekuan darah di kaki
Gagal ginjal
Penyakit hati (sirosis)
Jika pembengkakan muncul mendadak, bertambah parah, atau disertai sesak napas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.
2. Kaki Dingin
Kondisi kaki yang tetap dingin meskipun sudah dihangatkan bisa mengindikasikan penyakit arteri perifer.
Penyakit ini terjadi karena plak menyumbat arteri kaki dan menghambat suplai oksigen.
Risikonya lebih tinggi pada penderita hipotiroidisme, anemia, serta perokok.
Penyakit ini juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
3. Kram Kaki Malam Hari
Kram yang muncul di malam hari, meski berlangsung singkat, bisa mengindikasikan masalah kesehatan.
Kemungkinan penyebabnya antara lain:
Dehidrasi
Ketidakseimbangan elektrolit
Efek samping obat
Sirkulasi darah buruk
Masalah ginjal
Jika kram terjadi sering dan mengganggu, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk melihat kemungkinan gangguan pembuluh darah atau saraf.
4. Perubahan Warna Kulit dan Luka Sulit Sembuh
Perubahan warna kulit kaki menjadi cokelat kemerahan, ungu, atau gelap bisa menandakan insufisiensi vena kronis atau dermatitis stasis vena.
Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan darah di vena yang rusak dan endapan hemosiderin di kulit.
Luka kecil yang tidak sembuh lebih dari 7–10 hari, khususnya pada lansia, bisa menjadi tanda awal diabetes.
5. Kaki Mati Rasa atau Kesemutan
Jika rasa kesemutan atau mati rasa pada kaki terjadi terus-menerus, hal ini bisa menjadi gejala neuropati diabetik.
Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan saraf akibat gula darah tinggi dalam jangka panjang.
Neuropati diabetik juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, bahkan tanpa gejala nyeri.
6. Kaki Kemerahan
Kemerahan mendadak pada kaki perlu diwaspadai sebagai kemungkinan trombosis vena dalam (DVT).
DVT adalah bekuan darah yang bisa lepas dan berpindah ke paru-paru, menyebabkan komplikasi serius.
Faktor risikonya meliputi:
Kurang bergerak dalam waktu lama
Baru menjalani operasi
Perjalanan jarak jauh
Dokter Arun Kumar menyarankan masyarakat agar tidak mengabaikan tanda-tanda tersebut dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila gejala menetap atau memburuk.
- Penulis :
- Gerry Eka








