HOME  ⁄  News

Pengemudi Mobil Mewah di Bawah Pengaruh Narkoba Tabrak Pagar Mapolda Jambi

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pengemudi Mobil Mewah di Bawah Pengaruh Narkoba Tabrak Pagar Mapolda Jambi
Foto: (Sumber: Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji. ANTARA/Nanang Mairiadi.)

Pantau - Seorang pemuda berinisial DK (20) menabrak pagar Mapolda Jambi saat mengemudikan mobil Mitsubishi Pajero dalam kondisi diduga berada di bawah pengaruh narkoba dan minuman keras, Minggu dini hari, 18 Januari 2026.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.10 WIB, ketika DK mengemudi secara zig-zag di sejumlah ruas jalan Kota Jambi dan sempat menabrak beberapa pengendara sepeda motor sebelum melarikan diri.

Tabrak Pengendara hingga Masuk Area Mapolda

Aksi ugal-ugalan DK berlanjut saat ia melarikan diri ke arah Tugu Keris, GOR, hingga Simpang Kebun Kopi, sebelum akhirnya masuk ke kompleks Mapolda Jambi.

Mobil yang dikendarainya menabrak pagar gerbang Mapolda yang dalam kondisi tertutup rapat hingga rusak parah, lalu berhenti setelah menghantam traffic cone di dalam area penjagaan.

Petugas piket Mapolda langsung mengamankan pelaku di lokasi kejadian.

Akibat insiden tersebut, sejumlah pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Siloam Jambi untuk mendapatkan perawatan medis.

Positif Narkoba, Polisi Lakukan Penyelidikan

Hasil pemeriksaan urine menunjukkan DK positif mengonsumsi amphetamine dan methamphetamine.

Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan kendaraan yang digunakan pelaku.

Sementara itu, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap DK untuk mendalami keterlibatan narkoba dalam peristiwa tersebut.

"Pelaku masih kami periksa secara intensif untuk mengetahui asal usul narkoba dan kronologi lengkap kejadian," ungkap pihak kepolisian.

DK diketahui merupakan warga Desa Koto Boyo, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, namun hingga kini belum diketahui dari mana ia berasal sebelum kejadian berlangsung.

Kasus ini menjadi peringatan serius akan bahaya mengemudi di bawah pengaruh narkoba yang tidak hanya mengancam keselamatan diri sendiri, tetapi juga membahayakan masyarakat serta merusak fasilitas negara.

Penulis :
Gerry Eka