Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  News

Pencarian Pemuda Tenggelam di Kali Cengkareng Drain Masuki Hari Kelima, Korban Belum Ditemukan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pencarian Pemuda Tenggelam di Kali Cengkareng Drain Masuki Hari Kelima, Korban Belum Ditemukan
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Tim SAR melakukan pencarian korban tenggelam. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).)

Pantau - Pencarian terhadap Ilham Kaulid (22) yang dilaporkan tenggelam di Kali Cengkareng Drain, Jakarta Barat, telah memasuki hari kelima pada Minggu dan hingga kini belum membuahkan hasil.

Informasi tersebut disampaikan oleh Komandan Pleton BPBD DKI Jakarta Koordinator Wilayah Jakarta Barat, Maulana Syahroni, yang menyebut bahwa tim SAR masih terus melakukan penyisiran di lokasi kejadian.

Area pencarian telah diperluas hingga radius dua kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam, guna memperbesar peluang menemukan korban.

Debit Air Tinggi Hambat Proses Pencarian

Maulana menjelaskan bahwa salah satu kendala utama dalam operasi pencarian adalah tingginya debit air akibat musim hujan, yang membuat arus kali menjadi deras dan menyulitkan pergerakan tim SAR.

Meski demikian, pencarian tetap dilakukan secara intensif dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, yang mengatur bahwa operasi SAR dapat dilakukan maksimal selama tujuh hari.

Korban diketahui tenggelam pada Rabu, 28 Januari 2026, setelah diduga menceburkan diri ke Kali Cengkareng Drain.

Saksi Lihat Korban Minta Tolong Sebelum Tenggelam

Dalam rekaman video warga, korban terlihat melambaikan tangan meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam terbawa arus.

Saksi mata bernama Suwarno menyebut korban sempat melompat dari jembatan dan berpegangan pada tiang di tengah kali.

Ia bersama warga lain sempat berupaya menolong menggunakan getek, namun tidak berhasil karena korban sudah terlanjur terbawa arus ke bagian tengah sungai.

Korban diketahui tidak bisa berenang, namun tetap berusaha menyelamatkan diri sebelum akhirnya hilang dari pandangan.

Warga sekitar mengaku ingin membantu, namun derasnya arus sungai membuat upaya penyelamatan sangat berisiko.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih melanjutkan pencarian sesuai prosedur yang berlaku.

Penulis :
Gerry Eka