Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  News

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Simeulue Aceh, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Simeulue Aceh, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Foto: (Sumber: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa bumi tektonik dengan Magnitudo 5,6 pada Minggu pukul 13.05.05 WIB di wilayah Simeulue, Aceh, akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia menunjam ke Lempeng Eurasia. ANTARA/HO-BMKG.)

Pantau - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 5,6 terjadi pada Minggu pukul 13.05.05 WIB di wilayah Simeulue, Aceh.

Gempa tersebut disebabkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.

Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, "Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo Australia menunjam ke Lempeng Eurasia."

Hasil analisis BMKG menunjukkan parameter pembaruan gempa memiliki Magnitudo 5,3.

Episenter gempa terletak pada koordinat 2,03 derajat Lintang Utara dan 96,49 derajat Bujur Timur.

Lokasi gempa berada di laut sekitar 50 kilometer arah tenggara Sinabang, Aceh.

Kedalaman gempa tercatat sekitar 29 kilometer.

Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik.

Getaran Dirasakan di Sejumlah Wilayah

Getaran gempa dirasakan di wilayah Simeulue dengan skala intensitas III MMI.

Pada skala tersebut getaran terasa nyata di dalam rumah dan terasa seperti truk yang sedang melintas.

Getaran gempa juga dirasakan di wilayah Subulussalam dan Aceh Selatan dengan intensitas II MMI.

Pada skala tersebut getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempa tersebut.

BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Hingga pukul 13.30 WIB, pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk memastikan informasi resmi hanya berasal dari sumber resmi BMKG.

Informasi resmi dapat diperoleh melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi seperti media sosial, situs resmi BMKG, kanal telegram InaTEWS BMKG, serta aplikasi seluler BMKG.

Penulis :
Gerry Eka