
Arus Balik H+7 Lebaran Membludak di Ketapang, Antrean Kendaraan Mengular hingga 1,2 Km
Pantau - Puncak arus balik H+7 Lebaran 2026 di penyeberangan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali mengalami lonjakan signifikan dengan antrean kendaraan mengular hingga 1,2 kilometer.
Sejak pukul 08.00 WIB, ratusan pemudik sepeda motor terus berdatangan dari arah Jember dan Situbondo menuju Banyuwangi.
Kendaraan roda dua memadati pintu perlintasan otomatis di pelabuhan, sementara mobil pribadi memenuhi area parkir utama hingga jalur masuk dermaga.
“Saya memilih kembali ke Bali pada hari ini karena besok anak sudah masuk sekolah dan saya sendiri juga harus bekerja,” ujar salah satu pemudik.
Seorang pemudik lainnya mengaku membutuhkan waktu hampir dua jam untuk mencapai area parkir pelabuhan.
Kemacetan terjadi sejak sekitar 1,2 kilometer sebelum pelabuhan sehingga kendaraan diarahkan memutar melalui jalur lingkar.
“Kami jalan memutar jalan lingkar untuk ke arah pelabuhan, katanya untuk menghindari kemacetan di jalan arteri depan pintu masuk Pelabuhan Ketapang,” ujarnya.
Petugas kesehatan bersama TNI sigap memberikan pertolongan kepada pemudik yang hampir pingsan saat antre dan langsung dibawa ke posko kesehatan.
Sebelumnya, ratusan truk logistik juga mengalami antrean panjang hingga 12 jam sejak dini hari akibat buffer zone di Bulusan penuh.
Antrean truk mengular dari Terminal Sri Tanjung hingga pintu masuk pelabuhan.
Namun, sekitar pukul 10.00 WIB antrean truk mulai berangsur terurai dan kendaraan logistik secara bertahap dapat menyeberang menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Sebagai informasi tambahan, kepadatan arus balik ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke Bali setelah libur Lebaran.
- Penulis :
- Gerry Eka







