
Pantau - Thailand memastikan kesiapan penuh sebagai tuan rumah ASEAN Para Games ke-13 yang akan digelar di Provinsi Nakhon Ratchasima pada 20 hingga 26 Januari 2026.
Thailand menegaskan seluruh persiapan penyelenggaraan ajang olahraga disabilitas terbesar di Asia Tenggara tersebut berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti.
Wakil Gubernur Sports Authority of Thailand Bidang Olahraga Prestasi dan Sport Science, Preecha Lalun, menyampaikan hasil rapat kelompok kerja pada 6 Januari menunjukkan progres yang memuaskan di seluruh sektor.
Preecha Lalun menyampaikan, “Pemasangan peralatan pertandingan di seluruh arena akan dilakukan pada 10–14 Januari dan dilanjutkan dengan uji coba sistem secara menyeluruh sebelum digunakan dalam pertandingan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah tahapan penting telah dijadwalkan sebelum pelaksanaan pertandingan resmi.
Tahapan tersebut meliputi pelatihan klasifikator untuk 12 cabang olahraga yang akan berlangsung pada 15 hingga 19 Januari.
Proses klasifikasi atlet dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 19 Januari.
Para atlet dan ofisial dari negara peserta juga telah mulai berdatangan secara bertahap ke Thailand.
Medali emas perdana tersebut akan diperebutkan melalui nomor individual time trial balap sepeda putra.
Thailand sebagai tuan rumah menargetkan dapat meraih medali emas pertama untuk meningkatkan motivasi tim nasional sejak hari pertama pertandingan.
Preecha Lalun turut menyinggung status partisipasi Kamboja yang sebelumnya sempat mengundurkan diri dari SEA Games ke-33.
Ia menyampaikan bahwa hingga kini belum ada surat resmi pengunduran diri dari Kamboja terkait keikutsertaan di ASEAN Para Games.
Preecha Lalun menyampaikan, “Kalaupun nantinya tidak berpartisipasi, kami yakin hal itu tidak akan memengaruhi jalannya kompetisi secara keseluruhan,” katanya.
Selain itu, terdapat dua cabang olahraga ekshibisi yang juga dipertandingkan.
Total medali emas yang diperebutkan dalam ajang ini mencapai 493 keping.
ASEAN Para Games ke-13 akan diikuti oleh 2.698 atlet dan ofisial.
Ajang ini diikuti oleh 11 negara di kawasan Asia Tenggara.
Provinsi Nakhon Ratchasima diproyeksikan menjadi pusat perhelatan olahraga disabilitas terbesar di Asia Tenggara.
Penyelenggaraan ASEAN Para Games 2026 juga mengusung semangat kesetaraan dan sportivitas menjelang pembukaan resmi ajang tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







